Tujuan Pendidikan Nasional dalam Pembukaan UUD 1945 dan Secara Umum

Tujuan Pendidikan Nasional

Tujuan Pendidikan Nasional – Sebagai warga negara, tentunya mengetahui bahwa salah satu tujuan bangsa yang harus diwujudkan di Indonesia adalah terkait tujuan pendidikan nasional.

Setiap individu haruslah menyadari bahwa tolok ukur satu bangsa dapat dikatakan sebagai bangsa yang maju dilihat dari bagaimana kemajuan pendidikannya. Sayangnya, masih banyak yang belum menyadari betapa pentingnya arti pendidikan di Indonesia.

Sering kali, pendidikan dianggap sebelah mata bagi sebagian orang. Berikut simak informasi seputar pendidikan nasional serta perkembangannya di Indonesia.


Pengertian Pendidikan Nasional

Tujuan Pendidikan Nasional

Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berpedoman pada nilai-nilai Pancasila umumnya sudah mengetahui bahwa Pancasila haruslah diterapkan di segala aspek kehidupan. Salah satunya ada pada bidang pendidikan nasional. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa pendidikan nasional adalah pendidikan yang berpedoman pada Pancasila serta Undang-undang dasar 1945.

Pada pendidikan nasional, di dalamnya haruslah terkandung nilai-nilai Pancasila. Tidak hanya itu, pendidikan nasional juga hendaknya berakar pada kebudayaan nasional milik Indonesia dan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan berbangsa dan bernegara.

Pendidikan nasional juga bisa diartikan sebagai pendidikan bangsa atau yang biasa disebut nation and character building. Di sini dimaksudkan pendidikan nasional adalah suatu alat untuk membina kehidupan dari satu bangsa. Ini juga tercantum dalam Penpres Nomer 19 tahun 1965 yang memuat mengenai pendidikan nasional.

Sebagaimana juga yang dikatakan oleh Prof. Drs. Soebijanto, bahwa pendidikan nasional adalah pendidikan yang memuat tentang azas, dasar, dan metode. Oleh karena itu, seluruh hal yang terkandung dalam pendidikan nasional berfungsi untuk mencapai cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Baca Juga: Tujuan Penelitian


Fungsi dari Pendidikan Nasional

Tujuan Pendidikan Nasional

Pendidikan nasional selain sebagai pendidikan yang beralaskan garis hidup dari bangsa Indonesia, tentunya juga memiliki fungsi tertentu. Salah satu fungsinya adalah memberikan pembelajaran dalam bidang ilmu pengetahuan guna membentuk suatu karakter bangsa sejak dini.

Fungsi tersebut juga tercantum dalam Pancasila dan Undang-undang NKRI 1924. Pendidikan nasional juga berfungsi untuk mengembangkan potensi dan sifat serta peradaban bangsa Indonesia yang bermartabat. Sebagaimana poin mencerdaskan kehidupan bangsa sudah tercantum dalam pembukaan undang-undang dasar 1945.

Pada prosesnya, sebuah pendidikan nasional haruslah juga memiliki fungsi untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara hubungan manusia dengan sesama manusia, manusia dengan alam dan lingkungan, serta hubungan manusia dengan Tuhan.

Pendidikan nasional dan fungsinya juga bisa dilihat pada Undang-undang No. 20 tahun 2003 yang memuat soal Sisdiknas. Pada pasal 2, dikatakan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD Republik Indonesia, sedangkan pasal 3 memuat tentang fungsi pendidikan nasional untuk mengembangkan kemampuan warga negara Indonesia.

Di Indonesia sendiri, pendidikan nasional seharusnya diterapkan mulai dari Sekolah Dasar hingga ke Perguruan Tinggi. Dibentuknya pendidikan nasional tentunya akan berfungsi memberikan pemikiran-pemikiran positif tidak hanya kepada pelajar namun juga seluruh generasi bangsa.

Pemerintah Indonesia semestinya menyadari bahwa mendapatkan pendidikan nasional sudah bukan merupakan hak dari warga negara. Semua itu juga merupakan kewajiban negara untuk mewujudkannya.


Tujuan Pendidikan Nasional

Tujuan Pendidikan Nasional

Tujuan pendidikan nasional di Indonesia tentulah berdasarkan hal-hal mulia yang ingin diwujudkan oleh bangsa. Sangat disayangkan belum semua tujuan dari pendidikan nasional tercapai. Berikut simak beberapa tujuan dari adanya pendidikan nasional:

1. Membentuk Manusia yang Bertakwa dan Memiliki Iman

Pada sila pertama dari Pancasila, terdapat butir yang mengatakan bahwasanya setiap individu di Indonesia berkewajiban untuk memeluk agama. Indonesia melarang seluruh warga negaranya untuk menganut paham ateis.

Di sinilah tujuan pendidikan nasional yang pertama. Bangsa Indonesia percaya bahwa dengan berpedoman kepada iman dan juga takwa, niscaya akan membentuk suatu sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan nasional haruslah berpegangan pada nilai-nilai agama yang berlaku di Indonesia. Apabila seseorang memiliki pendidikan agama yang bagus, tentu akan menciptakan keharmonisan pada kehidupan.

2. Memiliki Akhlak yang Mulia

Tujuan pendidikan nasional selanjutnya adalah untuk menerapkan akhlak yang baik dan mulia sedini mungkin. Seperti yang diketahui Indonesia adalah bangsa yang besar dengan berbagai macam latar belakang. Setiap individunya tentu memiliki berbagai sifat yang berbeda.

Pendidikan nasional bertujuan untuk mengajarkan akhlak yang baik agar kelak tidak terjadi konflik dan perpecahan antar sesama. Diyakini berawal dari akhlak yang baik maka kehidupan berbangsa dan bernegara.

3. Memiliki Kecakapan

Kecakapan yang dimaksud pada tujuan pendidikan nasional ini adalah kemampuan untuk melakukan sebuah tantangan atau sesuatu. Selama proses pendidikan nasional, setiap peserta didiknya haruslah dibekali dengan kemampuan tertentu. Misalnya saja kemampuan dalam menulis dan juga membaca.

Tujuan dari pendidikan nasional yang satu ini selain agar para pelajar mengerti akan apa yang dipelajari juga untuk masa depannya. Memiliki kecakapan tentu akan mempermudah setiap individu untuk bertahan hidup dan memperoleh pekerjaan ke depannya.

4. Memiliki Sifat yang Kreatif dan Mandiri

Kreatif bisa didefinisikan dalam banyak hal. Kendati demikian, tujuan pendidikan nasional dalam hal kreatif bisa dihubungkan dengan pemecahan masalah. Melalui tujuan ini, seorang individu juga diharapkan bisa mandiri dalam menghadapi halangan dan rintangan dalam kehidupannya.

Baca Juga: Tujuan Wawasan Nusantara


Perkembangan Pendidikan Nasional di Indonesia Dari Dulu Hingga Sekarang

Tujuan Pendidikan Nasional

Pendidikan Indonesia pasca memproklamasikan kemerdekaan, diatur dalam UUD 1945 pasal 31 dan 32. Tujuan dasar pendidikan kala itu adalah untuk membentuk warga negara yang cerdas dan bisa menyumbangkan gagasan untuk Indonesia. Selain itu diharapkan juga terbentuknya warga negara yang demokratis dan berdasarkan Pancasila.

Pada masa demokrasi liberal tahun 1950 hingga 1959, pendidikan nasional diatur dalam UUDS tahun 1950. Kala itu jenjang pendidikan formal dimulai dari TK, rendah, menengah dan juga tinggi. Pendidikan nasional kala itu menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasinya.

Berlanjut pada tahun 1966 hingga 1969, pada saat itu Indonesia sudah memiliki Undang-undang dasar yang tetap. Pada UUD 1945 dikatakan Indonesia harus membentuk manusia Pancasila sejati. Kala itu, sistem persekolahan diatur dalam UU No. 12 tahun 1954 di mana seluruh penyelenggaraan pendidikan nasional berada dibawah kekuasaan Menteri.

Pada tahun 1969 hingga 1994 pendidikan nasional memiliki tujuan dasar untuk mengembangkan kepribadian dan potensi seseorang. Semua itu bisa dilakukan baik di dalam maupun diluar pendidikan formal dan berlangsung seumur hidup. Pada saat itu, pendidikan nasional terdiri dari 3 tingkat yaitu pendidikan dasar, menengah dan juga tinggi.

Tahun 1995 hingga 1999 tidak banyak terdapat perubahan pada perkembangan pendidikan nasional. Kendati demikian terdapat tambahan program pendidikan yaitu adanya perluasan kesempatan belajar, dan juga peningkatan mutu.

Dimulai pada tahun 1998 hingga sekarang, perkembangan pendidikan nasional masih berdasarkan pada UUD tahun 1945. Tercatat semenjak tanggal 8 Juli 2003, RUU Sisdiknas disahkan oleh Presiden Megawati dan program-program pendidikan nasionalnya masih berlaku hingga sekarang. Secara garis besar programnya berupa adanya wajib belajar pendidikan dasar selama 9 tahun dan persiapan wajib belajar selama 12 tahun.

Pendidikan nasional memang bukan lagi hal yang bisa dipandang dengan sebelah mata. Perjuangan bangsa Indonesia demi mewujudkan tujuan pendidikan nasional hendaknya janganlah disia-siakan keberadaannya. Semoga informasi di atas bisa berguna bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama yang ingin memajukan pendidikan nasional Indonesia.

Tujuan Pendidikan Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published.