struktur organisasi

Contoh Struktur Organisasi Perusahaan, Sekolah, Koperasi [Lengkap]

Struktur Organisasi – Sebelum kita pembahasan mengenai struktur organisasi, saya akan membahas sedikit mengenai pengertian dari organisasi terlebih dahulu itu apa? Jadi organisasi adalah sekelompok orang yang berkumpul bersama secara formal untuk sebuah tujuan kerja sama dalam mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan.

Sementara pengertian dari pengorganisasian itu sendiri adalah peran kedua dalam pembentukan manajemen serta pengorganisasi yang telah didefinisikan sebagai sebuah proses yang melakukan kegiatan serta penyusunan dalam membentuk struktur organisasi berdasarkan sumber-sumber denngan tujuan dan lingkungannya.

Jadi bisa dikatakan bahwa sebuah hasil dari pengorganisasian adalah terbentuknya struktur organisasi. Nah, setelah kita mengetahui beberapa diantara pengertian di atas maka yang dimaksud dengan struktur organisasi adalah sebuah susunan komponen-komponen dalam organisasi yang menunjukkan pembagian kerja dan juga peranan ataupun dalam kegiatan yang tidak sama itu di sudah di koordinasikan


Struktur Organisasi Perusahaan

struktur organisasi perusahaan

Dalam sebuah perusahaan pasti memiliki struktur organisasi perusahaan, baik itu dalam sebuah perusahaan bisnis atau persuahaan dagang, yang menggambarkan interaksi anatara setiap anggota dalam menanggung amanah yang telah diserahkan kepada setiap orang untuk menempati posisi masing masing.

Struktur organisasi memiliki alur yang mana setiap alur memiliki perintah yang mendefinisikan mengenai jabatan pekerjaan dan tanggung jawab yang diemban masing-mansing anggota, supaya kegiatan kerja dalam komunikasi antara satu unit dengan unit yang lain saling melingkupi dalam perusahaan tersebut.

Direksi

Tugas utama Direksi:

  • Memimpin dalam sebuah perusahaan secara umum mampu untuk bebisnis di dalam mengelola perusahaan.
  • Memegang kendali dan kuasa secara penuh serta bertanggung jawab di dalam pengembangan perusahaan secara keseluruhan.
  • Menentukan kebijakan yang akan ditunaikan perusahaan, dan lakukan penjadwalan semua aktivitas perusahaan.
  • Tanggung jawab Direksi:
  • Mengelola bisnis perseroan sesuai Anggaran Dasar perusahaan
  • Mengevaluasi kinerja operasional dan keuangan perseroan serta meninjau cara dan hal-hal perlu lainnya.
  • Membahas dan menyetujui hal-hal yang membutuhkan perhatian bersama dengan segera.

Direktur Utama

Tugas dan Tanggung Jawab Direktur Utama:

  • Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan bidang administrasi keuangan, kepegawaian, dan kesekretariatan.
  • Mengkoordinasikan serta mengendalikan aktivitas pengadaan peralatan dan perlengkapan.
  • Merencanakan dan mengembangkan sumber-sumber penghasilan serta pembelanjaan dan kekayaan perusahaan.
  • Mengontrol uang pendapatan, dan hasil penagihan piutang perusahaan.
  • Melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh Dewan Direksi dan bertanggung jawab kepada Dewan Direksi.
  • Memimpin semua dewan atau komite eksekutif.
  • Bekerja serupa bersama dengan MD atau CEO untuk tawarkan visi dan imajinasi di tingkat direksi.
  • Memimpin rapat lazim dan menegaskan pelaksanaannya sesuai tata tertib, adil, serta memberikan kesempatan bagi semua jajaran untuk memberikan kontribusi secara tepat. Pengarah diskusi ke arah consensus, serta tunjukkan dan menyimpulkan tindakan maupun kebijakan yang dihasilkan.
  • Bertindak sebagai perwakilan organisasi di dalam berhubungan bersama dengan pihak di lingkup eksternal perusahaan.
  • Mengelola bagian terkemuka di dalam pilih komposisi berasal dari board dan sub-komite, agar efektivitas dan keserasian dapat tercapai.
  • Menjalankan tanggung jawab berasal dari direktur perusahaan sesuai bersama dengan standar etika dan hukum, sebagai referensi didalam standar dokumen kebijakan direktur yang barangkali akan digunakan.

Direktur

Tugas-tugas Direktur:

  • Menetapkan prosedur aktivitas perusahaan terhadap masing-masing manajemen untuk menggapai obyek yang perusahaan.
  • Menetapkan obyek berasal dari masing-masing manajer yang tersedia di perusahaan.
  • Mengkoordinir dan mengontrol kegiatan-kegiatan berasal dari manajer dan pertanggungjawabannya secara periodik.
  • Menentukan besaran gaji karyawan, lakukan pengangkatan, pemberhentian dan mutasi karyawan.
  • Membuat dan mengambil keputusan kebijakan operasional perusahaan untuk jangka pendek.

Direktur Keuangan

Tugas-tugas dan Tanggung Jawab Direktur Keuangan:

  • Direktur keuangan dapat membentuk organ setingkat di bawahnya bersama dengan jumlah yang ditetapkan atas persetujuan Dewan Direksi.
  • Mengawasi operasional bidang keuangan perusahaan, dan lakukan pengecekan lapangan perihal bagian keuangan.
  • Meminta pertanggungjawaban berasal dari masing-masing bagian terhadap tingkat di bawahnya.
  • Menetapkan prosedur pelaksanaan perihal keuangan secara rinci, dan mempertanggungjawabkan aktivitas yang tersedia di bagian keuangan.
  • Menetapkan standar pekerjaan lapangan manfaat menjamin tidak adanya kebocoran di dalam lingkup bagian keuangan.

Direktur Personalia

Tugas-tugas dan Tanggung Jawab Direktur Personalia:

  • Pengendalian kebijakan pegawai dan pengembangan sistem rencana personalia.
  • Pelaksanaan kebutuhan kepegawaian dan administrasi.
  • Pembinaan dan pengembangan staff administrasi.

Manager

Tugas-tugas dan Tanggung Jawab Manager:

Mengintegrasikan begitu banyak ragam macam variabel layaknya karakteristik, budaya, pendidikan dan sebagainya ke di dalam suatu obyek organisasi yang serupa bersama dengan cara lakukan mekanisme penyesuaian.

Mekanisme yang dibutuhkan manfaat menyatukan variabel di atas pada lain sebagai berikut:

  • Pengarahan yang meliputi pembuatan keputusan, kebijaksanaan, supervisi, dan lain-lain.
  • Membuat rancangan organisasi dan deskripsi pekerjaan.
  • Melaksanakan seleksi, pelatihan, penilaian, dan pengembangan.
  • Mengembangkan sistem komunikasi dan pengendalian.
  • Membuat sistem reward dan punishment bagi karyawan.

Manager Personalia

  • Tugas-tugas dan Tanggung Jawab Manager Personalia:
  • Pengorganisasian serta rencana program dan pengendalian Unit Personalia.
  • Membuat urutan sistem administrasi semua aktivitas personalia.
  • Menggunakan sistem dan prosedur rekrutmen karyawan layaknya searching, interview, test and selection.
  • Melaksanakan remuneration management, yaitu susunan dan skala gaji, dasar salary, allowance, incentive, dan overtime.
  • Mengembangkan sistem penilaian kinerja karyawan.
  • Membuat dan mengurus semua perizinan ketenagakerjaan.
  • Melakukan promosi, mutasi, demosi, dan PHK terhadap karyawan.
  • Mengendalikan karyawan tetap, kontrak, harian, maupun magang.
  • Mengurus perjalanan dinas karyawan baik di di dalam atau luar negeri beserta fasilitasnya.
  • Melakukan training dan evaluasi.
  • Mempersiapkan medical, hospital, asuransi, dan dana pensiun bagi karyawan.
  • Mengatur benefit dan fasilitas karyawan.
  • Mengembangan sistem penyediaan data karyawan, surat-surat dan form administrasi aktivitas personalia.
  • Membuat dan mengembangkan sistem dokumentasi tenaga kerja yang efektif.
  • Membuat dan mengembangkan sistem pelaporan semua aktivitas personalia.

Manager Pemasaran

Tugas dan Tanggung Jawab Manager Pemasaran:

  • Bertanggung jawab penuh di dalam mobilisasi manfaat dan tugas sebagai kepala bagian pemasaran kepada direktur.
  • Melaporkan hasil kerja bagian pemasaran kepada direktur secara berkala.
  • Menetapkan prosedur operasional dan Info yang lebih efektif kaitannya bersama dengan pemasaran yang ditunaikan perusahaan.

Manager Produksi

Tugas dan Tanggung Jawab Manager Produksi:

  • Bersama-sama bersama dengan bagian lain untuk menanggulangi dan mengantisipasi begitu banyak ragam masalah yang perihal bersama dengan produksi.
  • Membawahi beberapa bagian terhadap tingkat di bawahnya, layaknya PPC, Produksi, Pembelian, Gudang, dan lain-lain.
  • Bersama-sama bersama dengan supervisor menanggulangi masalah mengolah di pabrik.
  • Bertanggung jawab langsung kepada direktur dan membawa dampak laporan secara berkala.
  • Melakukan konsultasi kepada direktur secara berkala untuk menggapai keserasian pelaksanaan tugas.
  • Mengarahkan masing-masing bagian di bawahnya untuk menggapai obyek mengolah yang sudah ditetapkan perusahaan.

Divisi Regional

Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Regional:

  • Mengelola asset perusahaan dan mobilisasi bisnis secara benar sesuai arah dan obyek perusahaan.
  • Menyepakati obyek kinerja bersama dengan direksi dan beroperasi sebagai unit bisnis yang memberikan keuntungan untuk perusahaan.
  • Menjalankan kebijakan dan prosedur baku yang sudah ditetapkan oleh Head Office (Kantor Pusat).
  • Menciptakan dan menaikkan nilai tambah perusahaan bagi pemilik modal, dan calon penanam modal

Struktur Organisasi Koperasi

struktrur organisasi koperasi

Struktur organisasi koperasi meupakan sebuah cara atau sistem hubungan kerja yang dilakukan antara orang-orang yang memiliki kepentingan yang serupa dan mempunyai tujuan dalam mencapai target yang telah ditetapkan bersama dalam suatu wadah koperasi.

Sebagai organisasi koperasi dapat membawa target kepada organisasi yang merupakan kumpulan dengan tujuan-tujuan individu dari anggotanya, jadi target koperasi sedapat mungkin harus bisa untuk mengacu dan memperjuangkan pemuasan dalam mencapai target individu anggotanya, dalam operasionalnya haruslah sinkron.

Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Fungsi Rapat Anggota adalah :

  • Menetapkan anggaran dasar atau art.
  • Menetapkan Kebijaksanaan Umum dalam bidang organisasi, manajemen dalam usaha koperasi.
  • Menyelenggarakan pengangkatan, pemilihan, pengurus, pemberhentian atau sebagai pengawas.
  • Menetapkan sebuah rencana kerja, serta rencana menetapkan anggaran dan pendapatan dalam belanja pada koperasi serta pengesahan mengenai laporan perihal keuangan yang berjalan.
  • Mengesahkan laporan dalam pertanggung jawaban kepada pengurus dan pengawas dalam melaksanakan semua tugasnya.
  • Menentukan proporsi sisa hasil dari usaha.
  • Menetapkan ketentuan dalam penggabungan, dana pembubaran peleburan koperasi.

Pengurus

Pengurus dapat merumuskan dengan berbagai kebijaksanaan yang harus dilakukan untuk pengelola (Tim Manajemen) serta menjalankan tugas-tugas sebagai berikut :

  • Mengelola organisasi koperasi dan usahanya
  • Membuat dan mengajukan sebuah rancangan pada program kerja serta sebuah rancangan RAPBK (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi).
  • Menyelenggarakan rapat anggota
  • Mengajukan laporan keuangan dan mau untuk pertanggung jawaban pelaksanaan tugas.
  • Menyelenggarakan sebuah pembukaan keuangan dan invetaris secara tertib.
  • Memelihara daftar buku Anggota, serta buku Pengurus dan Pengawas.
  • Memberikan pelayanan kepada semua anggota koperasi serta kepada masyarakat.
  • Mendelegasikan tugas kepada manajer
  • Meningkatkan ilmu perangkat pelaksanaan dan anggota.
  • Meningkatkan penyuluhan dan pendidikan kepada anggota
  • Mencatat dengan berakhirnya era kepengurusan pengawas dan pengurus.
  • Mencatat masuk dan keluarnya anggota.

Pengawas

Berdasarkan ketentuan pada Pasal 39 UU No.25 Tahun 1992, bahwa kegunaan tugas dan wewenng pengawas pada lain :

  • Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan Pengurus dan Pengelola Koperasi.
  • Membuat laporan tercantum mengenai hasil pengawasannya.
  • Meneliti catatan yang tersedia terhadap koperasi.
  • Mendapatkan segala keterangan yang diperlukan.
  • Merahasiakan hasil pengawasannya terhadap pihak ketiga.
  • Memeriksa kapan waktu mengenai keuangan bersama dengan membawa dampak berita acara pemeriksaannya.
  • Memberikan panduan dan pendapat serta usul kepada pengurus atau Rapat Anggota mengenai hal yang menyangkut kehidupan koperasi.
  • Memperolah biaya-biaya di dalam rangka menjalankan tugas cocok bersama dengan ketentuan Rapat Anggota.
  • Mempertanggungjawabkan hasil pemeriksaannya terhadap RAT.

Pengelola (Manager)

Manager dipilih dan diangkat oleh pengurus untuk melaksanakan kegunaan pengelolaan operasional usah koperasi.
Kewajiban manager pada lain :

  • Melaksanakan kebijakan operasional yang sudah ditetapkan Pengurus.
  • Memimpin dan mengkoordinir pelaksanaan kesibukan – kesibukan di unit – unit usaha.
  • Membimbing dan mengarahkan tugas – tugas karyawan yang dibawahnya seefisien bisa saja menuju karyawan yang berkualitas.
  • Mengusulkan kepada pengurus mengenai pengangkatan dan atau pemberhentian karyawan di dalam lingkungan tugasnya.
  • Menyusun Program Kerja dan RAPBK tahunan untuk disampaikan kepada pengurus sebelum akan dimulainya rancangan dan anggaran yang baru, dan selanjutnya evaluasi sekaligus perencanaan bagi pengurus untuk disampaikan di dalam Rapat Anggota.
  • Membuat laporan pertanggungjawaban kerja secara tercantum tiap-tiap akhir bulan plus tahun.
  • Melaksanakan dokumen-dokumen usaha atau organisasi koperasi.

Struktur Organisasi Dekolah

contoh struktur organisasi sekolah

Dalam sebuah sekolah entah itu SD, SMP, SMA / SMK pasti memerlukan sebuah struktur organisasi sehingga dalam mejalankan sebuah kegiatan supaya bisa terlihat organisasi struktural, karena organisasi adalah hubungan antara orang yang mempunyai atasan dan bawahan, sama dengan halnya organisasi sekolah yang melakukan tindakan sebagai atasan atau leader yaitu Kepala Sekolah dan anggotanya yaitu berasal dari guru sampai siswa yang ada.

Dalam melaksanakan dan pengelolaan suatu sekolah, Kepala Sekolah dan wakil wakilnya mempunyai tugas sebagai berikut :

Kepala Sekolah

Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kesibukan sekolah, baik kedalam maupun keluar, yaitu :

  • Penyelenggaraan program kerja sekolah, meliputi
  • Penyusunan program kerja sekolah.
  • Pengawasan proses belajar mengajar, pelaksanaan dan penilaian proses dan hasil belajar serta bimbingan dan konseling ( BK ).
  • Pembina kesiswaan.
  • Pelaksanaan bimbingan dan penilaian bagi guru serta tenaga kependidikan lainnya.
  • Penyelenggaraan administrasi sekolah meliputi administrasi ketenagaan, keuangan, kesiswaan, perlengkapan dan kurikulum.
  • Pelaksanaan pertalian sekolah bersama dengan lingkungan dan atau masayarakat.

Wakasek Kurikulum

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum bertanggung jawab atas seluruh kesibukan belajar mengajar. Berikut tugas – tugasnya :

  • Menyusun proporsi tugas guru.
  • Mengelola kesibukan belajar mengajar.
  • Menyusul jadwal evaluasi.
  • Menyusun persyaratan kenaikan kelas dan kurikulum.
  • Menyusun pelaksanaan UAS dan UAN.
  • Menyusun instrumen kesibukan belajar mengajar.
  • Menyusun kesibukan ekstrakulikuler.

Wakasek Kesiswaan

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan membidangi urusan kesiswaan, bertanggung jawab atas seluruh kesibukan belajar mengajar yang antara lain :

  • Perencanaan dan pelaksanaan kesibukan ekstrakulikuker.
  • Perngadaan pengarahan dan pembina kesibukan OSIS.
  • Pembuatan dan pengawasan pelaksanaan tata tertata sekolah.
  • Penginventarisasian absensi dan pelanggaran – pelanggaran.
  • Pembina dan pelaksana kesibukan 5-K.
  • Penilaian terhadap siswa untuk mewakili sekolah terhadap kesibukan diluar sekolah.
  • Perencanaan kesibukan sehabis siswa lulus

Wakasek Sarana

Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana membidangi layanan dan prasarana, bertanggung jawab atas seluruh kesibukan belajar mengajar yang antara lain:

  • Inventarisasi barang, terdiri atas :
  • Mencatat alat / barang yang masuk.
  • Mencatat alat laboratorium yang masuk.
  • Mencatat alat peraga.
  • Pengadaan layanan dan prasarana olahraga.
  • Pendayagunaan layanan dan prasarana.
  • Penyusunan anggaran sekolah.

Wakasek Humas

Wakil Kepala Sekolah Humas membidangi pertalian masyarakat, bertanggung jawab atas seluruh kesibukan belajar mengajar yang antara lain :

  • Membina kerjasama bersama dengan masyarakat.
  • Membantu pelaksanaan tugas BP3

Demikian pembahasan mengenai struktur organisasi beserta dengan beberapa contoh yang berkaitan seperti, struktur organisasi perusahaan, struktur organisasi koperasi, struktur organisasi sekolah. Mudah-mudahan dapat bermanfaat, jangan lupa ya untuk like, share serta komen. Terimakasih telah berkunjung.