Sosial Budaya Dalam Kehidupan Sehari hari dan Berbagai Komponennya

By | 12 October 2020
Sosial Budaya

Sosial Budaya – Kehidupan dalam bermasyarakat banyak mengalami perubahan yang siginifikan, khususnya dari segi sosial budaya. Perubahan-perubahan itu terus berkembang seiringnya berjalannya waktu, mulai dari pola pikir, perilaku, hingga tatanan sosial masyarakatnya.

Setiap tindakan yang dilakukan oleh masyarakat entah disadari atau tindak akan mengalami perubahan, baik ke arah yang lebih baik maupun sebaliknya. Hal tersebut tentunya akan memberikan dampak kepada kehidupan bermasyarakat.

Masyarakat Indonesia merupakan kompenen sosial yang lahir dari suatu budaya. Budaya tersebut yang selanjutnya dikembangkan menjadi nilai-nilai yang digunakan sebagai dasar tatanan sosial. Oleh karena itu, kehidupan sosial masyarakat pasti akan dipengaruhi oleh budayanya.


Apa Arti Perubahan Sosial Budaya?

Sosial Budaya

Seiring berkembangnya zaman, tatanan masyarakatnya juga ikut berubah. Perubahan tersebut disebut perubahan sosial. Pengertian dari perubahan sosial sendiri merupakan suatu fenomena yang terjadi dalam kelompok masyarakat.

Fenomena yang terjadi berupa proses pergeseran atau berubahnya tatanan sosial dalam kelompok masyarakat. Tatanan kehidupan sosial tersebut meliputi pola pikir, perilaku, dan sikap masyarakatnya.

Perubahan yang terjadi di dalamnya meliputi perubahan budaya yang mencakup perubahan norma dan struktur kehidupan. Jadi perubahan yang terjadi disebut sebagai perubahan sosial budaya.

Baca Juga: Budaya Kerja


Pengertian Perubahan Sosial Budaya Menurut Para Ahli

Sosial Budaya

Selain pengertian secara umum, terdapat beberapa pengertian perubahan sosial menurut para ahli. Adapun pendapat para ahli yang dikemukakan adalah sebagai berikut:

1. Max Weber

Menurut Max Weber dalam bukunya Sociological Writings, perubahan sosial merupakan perubahan kondisi masyarakat akibat adanya unsur-unsur yang tidak sesuai. Ketidaksesuaian unsur-unsur tersebut mempengaruhi tatanan sosial yang telah tercipta sebelumnya.

2. Selo Soemardjan

Soemardjan berpendapat bahwasanya seluruh perubahan yang terjadi dalam lembaga-lembaga kemasyarakata. Perubahan yang terjadi tersebut mempengaruhi struktur sosial di dalamnya. Struktur sosial yang dimaksudkan meliputi nilai sosial, norma, hingga perilaku masyarakatnya.

3. Kingsley Davis

Menurut Davis, perubahan budaya mencakup pola pikir dan perilaku yang muncul akibat adanya interaksi antara masyarakatnya. Interaksi yang terjadi biasanya bersifat komunikatif. Sifat komunikatif yang dimaksud adalah di mana masyarakatnya saling berhubungan.

4. Samuel Koening

Sedangkan menurut Samuel Koening, perubahan sosial berarti terdapat modifikasi pada tatanan sosial sehingga mempengaruhi pola kehidupan masyarakatnya. Modifikasi yang terjadi dapat diakibatkan oleh banyak hal, baik karena faktor internal maupun eksternal.

5. Akitson dan Brooten

Akitson dan Broote berpendapat bahwasanya perubahan sosial merupakan proses berubahnya sesuatu dari kondisi awal. Perubahan tersebut akhirnya mempengaruhi pola kehidupan masyarakatnya, baik individu maupun kelompok sosial tertentu.

Baca Juga: Budaya Aceh


Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya

Sosial Budaya

Pada perubahan sosial budaya yang terjadi di kehidupan masyarakat terdapat ciri-ciri yang membedakannya dengan perubahan sosial lainnya. Berikut adalah ciri-ciri dari perubahan sosial dan budaya pada kehidupan sosial bermasyarakat:

1. Berkelanjutan

Ciri pertama dari perubahan sosial adalah memiliki sifat yang berkelanjutan. Artinya, perubahan pasti akan terjadi sepanjang berjalannya waktu karena masyarakat dalam kehidupannya akan terus berkembang.

2. Imitatif

Sifat lain yang dimiliki perubahan sosial budaya adalah imitatis. Imitatif yang dimaksud adalah setiap kelompok masyarakat hidup dengan saling berkaitan. Sehingga perubahan yang terjadi pada satu kelompok akan mempengaruhi kelompok lainnya.

3. Disorganisasi Sementara

Ciri lainnya dari perubahan sosial dan budaya adalah disorganisasi, di mana keadaan menjadi kacau. Hal ini merupakan akibat adanya dari perubahan sosial yang terjadi dalam kelompok masyarakat. Perubahan sosial yang terjadi secara cepat dan tiba-tiba tentu akan menimbulkan disorganisasi.

4. Hubungan Timbal Balik

Perubahan yang terjadi pada struktur sosial memiliki sifat kausalitas atau hubungan timbal balik. Hal itu karena setiap aspek sosial di dalamnya saling berkaitan. Aspek sosial yang terdapat dalam perubahan sosial terdiri dari aspek material dan immaterial.

5. Tipologis

Ciri lainnya pada perubahan sosial adalah terjadi secara tipologis. Artinya perubahan sosial dibedakan ke dalam beberapa kategori. Kategori ini meliputi proses sosial, perubahan struktur, dan segmentasi.


Unsur-Unsur Perubahan Sosial

Sosial Budaya

Perubahan sosial dalam masyarakat memiliki unsur-unsur tertentu yang ada di dalamnya. Berikut adalah beberapa unsur-unsur yang terdapat dalam perubahan sosial:

  • Interaksi sosial, yaitu hubungan timbal balik yang terjadi antar setiap individu maupun kelompok-kelompok sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
  • Lembaga sosial, yaitu lembaga yang secara khusus membuat aturan-aturan pada kelompok masyarakat tertentu.
  • Kelompok sosial, yaitu pengelompokan masyarakat sesuai dengan kehidupan sosial berdasarkan kepentingan.
  • Pelapisan sosial, pengelompokan elemen-elemen masyarakat berdasarkan tingkatan sosial.

Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Sosial Budaya

Sosial Budaya

Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan sosial dalam kelompok masyarakat. Faktor-faktor tersebut pada umumnya dibedakan menjadi dua, yaitu faktor pendorong dan faktor penghambat. Berikut adalah penjelasannya:

1. Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Kebudayaan dalam masyarakat umumnya selalu mendapat pengaruh dari kebudayaan lain. Pengaruh pengaruh tersebut pada akhirnya akan memunculkan perubahan yang mempengaruhi kehidupan sosial masyarakatnya. Faktor pendorong terjadinya perbuahan sosial, diantaranya:

  • Interaksi antar budaya
  • Perubahan jumlah penduduk yang signifikan setiap waktunya
  • Orientasi untuk kehidupan yang lebih maju
  • Sistem pendidikan yang mengalami kemajuan
  • Keinginan untuk memperbaiki kehidupan masyarakatnya
  • Sikap saling menghargai pada masyarakatnya
  • Sikap toleransi yang muncul dalam masyarakat
  • Terjadinya revolusi untuk mengubah kondisi

2. Faktor Penghambat Perubahan Sosial

Faktor yang menghambat perubahan sosial biasanya terjadi akibat keterbelakangan cara berpikir masyarakatnya. Adapun faktor penghambat perubahan sosial adalah sebagai berikut:

  • Hubungan sosial antar masyarakatnya yang mulai menurun
  • Melambatnya perkembangan ilmu pengetahuan dalam kelompok masyarakat
  • Penilaian yang buruk terhadap hal-hal baru
  • Masyarakat yang terlalu bersikap tradisional
  • Munculnya perasaan takut akan adanya perubahan
  • Terlalu patuh terhadap adat dan istiadat yang telah berlaku
  • Menilai kehidupan yang buruk tidak bisa diubah atau diperbaiki

Bentuk Perubahan Sosial Budaya

Sosial Budaya

Perubahan sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat diklasifikasikan menjadi tiga bentuk. Berikut adalah bentuk perubahan yang terjadi pada masyarakat sosial:

1. Perubahan Berdasarkan Waktunya

Berdasarkan waktunya terjadinya perubahan sosial dibedakan menjadi dua, yaitu secara cepat atau revolusi dan secara lambat atau evolusi. Perubahan revolusi berlangsung secara dalam kurun waktu yang cepat. Selain itu perubahan jenis ini biasanya terjadi dalam skala besar karena orientasinya menyeluruh dan langsung pada sasaran.

Sebaliknya perubahan evolusi terjadi perlahan dan dalam kurun waktu yang lama. Perubahan jenis biasanya terjadi tanpa disadari, serta dalam prosesnya tidak melibatkan tidak kekerasan atau menimbulkan konflik.

2. Perubahan Berdasarkan Dampaknya

Berdasarkan dampaknya perubahan sosial dibedakan menjadi dua, yaitu yang berdampak besar dan berdampak kecil. Perubahan yang berdampak besar biasanya terjadi secara menyeluruh dan disebabkan adanya faktor eksternal yang mempengaruhi.

Sedangkan perubahan yang memiliki dampak kecil biasanya dampaknya tidak dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Perubahan ini biasanya terjadi pada satu unsur budaya dalam masyarakat, sehingga dampaknya tidak terlalu dirasakan.

3. Perubahan Berdasarkan Perencanaannya

Bentuk perubahan lainnya juga dibedakan atas dasar perencanaannya. Perubahan yang direncanakan terjadi akibat dari keinginan sekelompok masyarakat untuk mengubah struktur sosial yang ada. Masyarakat akan menanggapi perubahan jenis dengan baik karena merupakan kehendak bersama.

Sedangkan perubahan yang tidak terencana merupakan perubahan yang terjadi tiba-tiba. Perubahan jenis ini biasanya dilakukan karena keadaan yang memaksanya. Namun, efek yang dihasilkan bisa jadi telah direncanakan oleh pihak tertentu.

Demikianlah uraian singkat mengenai perubahan sosial budaya yang terjadi dalam kelompok masyarakat. Seperti yang dijelaskan perubahan yang terjadi dapat memberikan dampak yang berbeda bagi kelompok tertentu. Meski demikian perubahan akan terus terjadi sering bertambahnya zaman.

Sosial Budaya

Leave a Reply

Your email address will not be published.