Piramida Penduduk : Pengertian, Gambar, Fungsi dan Penjelasannya

By | 13 October 2020
Piramida Penduduk

Piramida Penduduk – Tak banyak orang yang tahu apa yang dimaksud dengan piramida penduduk, dan apa kegunaannya. Walaupun istilah tersebut umum di dengar, namun tak semua orang bisa menjelaskan dengan untuk apa gambar piramida seperti itu dibuat.

Sebelum mengupas secara lugas tentang bentuk piramida ini, ada baiknya memahami terlebih dulu siapa yang disebut penduduk serta bagaimana komposisinya.


Pengertian Penduduk

Piramida Penduduk

Yang dimaksud dengan penduduk adalah sekelompok masyarakat yang menetap di suatu tempat/wilayah tertentu dalam jangka waktu tertentu. Biasanya ditunjukkan dengan kartu identitas, serta terdaftar namanya di lingkup pemerintahan setempat. Penduduk sendiri dapat dibedakan menjadi dua yaitu penduduk asli dan penduduk pendatang.

Penduduk asli adalah orang yang lahir dan dibesarkan di suatu daerah. Sementara itu, penduduk pendatang adalah orang yang tinggal di suatu tempat karena suatu sebab, namun tidak dilahirkan di tempat itu.

Penduduk sendiri dapat dibedakan dalam kelompok-kelompok berdasarkan ciri-ciri tertentu. Itulah yang dinamakan komposisi penduduk. Lazimnya komposisi ini dikelompokkan berdasarkan pada empat aspek, yaitu:

  • Biologis yaitu jenis kelamin dan usia
  • Ekonomis yaitu pekerjaan dan tingkat penghasilan
  • Sosial yang mencakup pendidikan dan status sosial
  • Geografis yaitu tempat tinggal.

Dari pengelompokan ini dapat diketahui gambaran umum penduduk di suatu wilayah. Dengan demikian, pemerintah dan para pengambil kebijakan dapat menyiapkan strategi yang tepat dalam mengeluarkan kebijakan pembangunan di wilayah tersebut. Lalu bagaimana hubungan antara komposisi penduduk dan piramida penduduk? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: pencemaran suara


Pengertian Piramida Penduduk

Piramida Penduduk

Dari namanya, piramida menunjukan suatu bentuk bangun ruang. Bangun ruang ini dalam ilmu matematika digunakan sebagai gambaran akan suatu data/objek yang diteliti berdasarkan ketentuan yang diinginkan. Oleh karena itu, piramida penduduk dapat diartikan sebagai suatu tampilan data penduduk berbentuk piramida yang didasarkan pada kriteria yang dibutuhkan.

Lazimnya, kriteria yang dibutuhkan dalam objek penelitian geografi adalah usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, status sosial juga tempat tinggal. Tampilan pada bentuk piramida menunjukkan komposisi antara penduduk laki-laki dan perempuan serta dikelompokkan dalam batasan usia sebagai parameternya. Grafik yang dihasilkan mengungkapkan perbandingan antara penduduk laki-laki dan perempuan terhadap total jumlah penduduk pada suatu daerah.


Fungsi Piramida Penduduk

Piramida Penduduk

Dari pengertian di atas, piramida yang menggambarkan kondisi kependudukan sangat dibutuhkan dalam decision making serta proses pelayanan masyarakat. Utamanya dalam pengambilan kebijakan yang berhubungan dengan struktur atau komposisi penduduk suatu daerah. Berikut adalah fungsi dari dibuatnya piramida penduduk, yaitu:

  • Mengetahui fakta mendetail mengenai komposisi penduduk yang ada di suatu daerah. Artinya, komposisi penduduk menurut berbagai sudut pandang (usia, jenis kelamin, lapangan pekerjaan, dan sebagainya) mudah untuk dipahami. Dengan begitu kebijakan yang diambil pun dapat sesuai dengan yang dibutuhkan.
  • Piramida ini juga dapat digunakan sebagai alat untuk pengambilan kebijakan dalam pembangunan. Hal ini ditujukan supaya arah kebijakan sesuai dengan kondisi penduduk di daerah tersebut, sehingga tujuan menyejahterakan rakyat dapat tercapai.
  • Dapat diperoleh gambaran yang pasti mengenai komposisi serta kondisi penduduk dari suatu wilayah.
  • Dengan menggunakan analisis penduduk berbentuk piramida, maka arah kebijakan kependudukan dan yang berhubungan dengan penduduk menjadi lebih ilmiah karena didasarkan pada fakta dari data yang tersedia.

Dari fungsi-fungsi di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penggambaran kondisi penduduk melalui piramida seperti ini sangatlah penting. Khususnya sebagai salah satu penentu dalam pengambilan kebijakan arah pembangunan. Dengan mengetahui rasio penduduk laki-laki dan perempuan berdasarkan tingkat usia di suatu daerah, maka daerah tersebut dapat memprediksi sektor apa yang perlu ditingkatkan sarana dan prasarananya.

Baca Juga: tumbuhan monokotil


Bentuk Piramida Penduduk

Piramida Penduduk

Berdasarkan komposisi penduduk yang ada di suatu daerah maka bisa dipastikan bahwa piramida yang terbentuk akan berbeda satu sama lainnya. Masing-masing bentuk menunjukan gambaran seperti apa daerah/negra tersebut. Secara umum, piramida penduduk dapat dibedakan dalam lima kelompok besar, yaitu:

1. Expansive

Bentuk piramida ini merupakan gambaran penduduk yang didominasi oleh kelompok usia muda. Biasanya menunjukkan Negara yang sedang berkembang seperti Negara Indonesia, Malaysia, atau India. Berbentuk seperti limas dengan komposisi penduduk tua yang lebih sedikit.

Gambaran bentuk ekspansif biasanya digunakan untuk menunjukan suatu daerah dengan tingkat kelahiran tinggi sedangkan tingkat kematiannya rendah. Dengan demikian tingkat pertumbuhan penduduk menjadi sangat cepat. Bentuk piramida ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • Kelompok penduduk usia muda mendominasi komposisi penduduk
  • Kelompok penduduk usia tua berjumlah sedikit
  • Angka kelahiran bayi cukup tinggi
  • Tingkat Pertumbuhan penduduk juga tinggi

2. Bentuk Granat (Stasioner)

Bentuk granat menggambarkan komposisi penduduk dengan tingkat kelahiran dan kematian yang seimbang. Seringkali juga disebut bersifat stasioner. Oleh karena itu pertumbuhan penduduk juga mengalami kecenderungan tetap.

Dalam piramida bentuk stasioner, penduduk usia muda dan penduduk usia tua cenderung jumlahnya sama atau seimbang. Dengan tingkat kelahiran dan kematian yang seimbang pula dengan tingkat cukup rendah. Piramida bentuk ini banyak ditemukan di negara maju, seperti Amerika, Singapura, Inggris, Belanda juga Jepang. Piramida bentuk ini ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Setiap kelompok umur pada komposisi penduduk hampir sama jumlahnya
  • Rendahnya tingkat angka kelahiran
  • Tingkat angka kematian juga rendah
  • Lambatnya tingkat pertumbuhan penduduk

3. Constructive

Bentuk yang ketiga ini merupakan lawan dari piramida bentuk ekspansif/muda. Pada piramida bentuk ini kelompok penduduk usia menengah hingga usia tua mendominasi. Hal ini disebabkan oleh angka kelahiran yang cenderung lambat, sedangkan angka kematian cukup tinggi. Oleh karena itu pertumbuhan penduduknya cenderung lambat.

Bentuk piramidanya digambarkan dengan sesuatu yang mirip nisan. Beberapa Negara dalam kategori Negara sejahtera seperti Swiss, Jerman, Belgia mempunyai bentuk piramida konstruktif. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Komposisi penduduk usia tua mendominasi total jumlah penduduk.
  • Angka kelahiran rendah sedangkan angka kematian cenderung tinggi
  • Penduduk usia muda jumlahnya sedikit
  • Pertumbuhan penduduk cenderung berkurang

4. Bentuk Lonceng Bell

Dikatakan demikian karena memang bentuknya seperti lonceng bel. Bentuk ini menunjukkan bahwa tingkat kelahiran dan kematian dalam 100 tahun terakhir mengalami penurunan yang signifikan. Kelompok umur menengah juga mengalami kecenderungan menurun, sementara beban tanggungan malah meningkat.

Negara yang mempunyai bentuk piramida lonceng biasanya negara dengan tingkat kesejahteraan tinggi. Amerika serta Kanada adalah contoh negara yang bentuk piramidanya menyerupai lonceng bel.

5. Bentuk Sarang Tawon

Bentuk yang terakhir yaitu penggambaran komposisi penduduk berbentuk sarang tawon (old fashion beehive). Ini menunjukkan gambaran angka kelahiran dan kematian di suatu tempat/wilayah sangat rendah. Begitu juga dengan kelompok usia tuanya rendah. Sementara itu kelompok usia menengah cenderung tinggi. Bentuk piramidanya seperti sarang tawon ini banyak terdapat di Negara Eropa bagian barat serta Negara Jepang.

Komposisi penduduk berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya, oleh karena itu bentuk piramidanya juga menjadi berbeda-beda. Dengan memperhatikan bentuk piramida penduduk dapat diketahui secara mudah bahwa wilayah/tempat/negara tersebut tergolong ke dalam Negara berkembang atau negara kaya.

Piramida Penduduk

Leave a Reply

Your email address will not be published.