Lagu Daerah Sulawesi Utara

Lagu Daerah Sulawesi Utara

Lagu Daerah Sulawesi Utara – Sulawesi utara merupakan salah satu daerah yang ada di Indonesia. seperti halnya dengan daerah lain, Sulawesi utara pun mempunyai kebudayaan yang banyak baik itu kebudayaan adat istiadat, makanan, rumah, lagu, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Untuk lagu daerah Sulawesi utara sendiri banyak sekali judulnya. Selain itu, makna dari lagu daerah tersebut pun dalam sekali. Informasi lebih lanjut mengenai lagu daerah Sulawesi utara akan dibahas dibawah ini.


Apa Itu Lagu Daerah?

Lagu Daerah Sulawesi Utara

Sebelum membahas lebih jauh mengenai judul beserta makna yang terkandung di dalam lagu daerah Sulawesi bagian utara, lebih baik jika mengetahui pengertian lagu daerah terlebih dahulu. Lagu daerah sendiri merupakan seluruh musik yang berkembang di tanah air. Selain itu lagu daerah pun menonjolkan ciri ketanahairan baik itu dari bahasa maupun gaya dari gaya melodinya.

Baca Juga: Lagu Daerah Ampar Ampar Pisang


Ciri-Ciri Lagu Daerah

Lagu Daerah Sulawesi Utara

Seperti halnya dengan lagu genre yang lainnya, lagu daerah pun mempunyai ciri-ciri tersendiri. Ciri-ciri tersebut bertujuan agar mempermudah seseorang membedakan lagu daerah dengan lagu lainnya. Adapun ciri-ciri dari lagu daerah antara lain sebagai berikut.

1. Bahasa Yang Digunakan Menggunakan Bahasa Daerah

Ciri-ciri lagu daerah yang pertama adalah bahasa yang digunakan menggunakan bahasa daerah dengan ciri khas dari wilayah lagu itu berasal. Salah satu contohnya adalah lagu daerah ayam den lepeh yang berasal dari sumatera barat. Dimana lirik dari lagu tersebut memakai bahasa minangkabau.

2. Lagu Daerah Merupakan Warisan Turun Temurun

Pada umumnya, lagu daerah sendiri sudah ada sejak zaman dulu. Dimana lagu daerah sendiri mempunyai tujuan yang beragama diantaranya untuk upacara adat, panen besar, dan masih banyak lagi digunakan pada acara-acara yang berhubungan dengan budaya lokal. Meskipun demikian, keberadaan lagu daerah sendiri terus diwariskan dari berbagai macam generasi sampai sekarang. Hal tersebut bertujuan agar lagu daerah sendiri tetap terjaga keeksistensiannya.

3. Penciptanya Tidak Diketahui

Ciri-ciri lagu daerah yang selanjutnya adalah penciptanya tidak diketahui. Hal tersebut dikarenakan lagu daerah sendiri diciptakan sudah jauh-jauh hari bahkan mungkin sudah diciptakan puluhan tahun silam. Sehingga pencipta dari lagu daerah sendiri kebanyakan tidak dikenal.

Meskipun tidak semua lagu daerah diketahui pengarangnya, namun setelah lagu daerah tersebut diaransemen dan ditambah dengan bumbu modernisasi, maka pengarang pun dimunculkan. Kemunculan pengarang tersebut biasanya dibarengi dimunculkannya biodata si pengarang lagu daerah tersebut.

4. Alat Musik Yang Digunakan Mengiringi Lagu Daerah Menggunakan Alat Musik Dari Daerah Juga

Selain ke tiga ciri-ciri lagu daerah di atas, alat musik yang digunakan untuk mengiringi lagu daerah sendiri menggunakan alat musik dari daerah juga. Yakni berupa alat musik sederhana dan apa adanya sesuai dengan lagu daerah itu sendiri. Salah satu contohnya adalah lagu daerah praon yang berasal dari jawa tengah biasa dibawakan dengan iringan gamelan.

5. Syair Dan Melodi Yang Sederhana

Bukan hanya dibawakan dengan alat musik tradisional yang apa adanya saja, syair dan melodi dari lagu daerah pun sangat sederhana. Bahkan tidak sedikit lagu daerah yang memiliki 2 sampai 6 bait saja, setelah itu bait-bait tersebut diulang beberapa kali. Namun ada juga yang pengulangan bait yang berbeda dari bait sebelumnya. Syair dan melodi yang sederhana membuat lagu daerah mudah untuk dihafal dan mudah diingat secara spontan.

6. Aliran Musik Disesuaikan Dengan Lagu Daerah Berasal

Ciri-ciri lagu daerah terakhir adalah aliran musik yang digunakan disesuaikan dengan lagu daerah berasal. Salah satu contohnya adalah lagu zapin yang berasal dari sumatera barat dibawakan dengan aliran musik melayu. Hal tersebut dikarenakan sumatera barat sendiri merupakan daerah dengan budayanya yang kental dengan budaya melayu. Maka lagu daerah yang berjudul zapin pun menyesuaikan dengan daerah tersebut.

Baca Juga: Lagu Daerah Bengkulu


Lagu Daerah Sulawesi Utara Beserta Maknanya

Lagu Daerah Sulawesi Utara

Setelah mengetahui informasi mengenai lagu daerah, saatnya mengetahui lagu daerah Sulawesi utara yang cukup populer dan syarat akan makna. Adapun lagu daerah Sulawesi utara yang cukup populer dan syarat akan makna antara lain sebagai berikut.

1. O Ina Ni Keke

o ina ni keke, mangewi sako
mangewang kiwenang, tumeles ba leko
o ina ni keke, mangewi sako
mangewang kiwenang, tumeles ba leko

we ane, we ane, we ane toyo
daimo siapa kota rema kiwe
we ane, we ane, we ane toyo
daimo siapa kota rema kiwe

Lagu daerah Sulawesi utara yang pertama adalah o ina ni keke. Lagu o ina ni keke sendiri merupakan lagu daerah yang cukup populer dikalangan masyarakat Indonesia. lirik lagu o ina ni keke sendiri menceritakan rasa kasih sayang seorang ibu pada buah hatinya.

Namun si anak sendiri memandang rasa kasih sayang tersebut sebagai ungkapan rasa manja. Sehingga pada lagu tersebut diceritakan hubungan timbal balik rasa sayang tersebut tidak terjadi antara si ibu dan si anak.

2. Si Patokaan

Sayang sayang si patokaan
Matego tego gorokan sayang
Sayang sayang si patokaan
Matego tego gorokan sayang

Sako mangemo nan tanah jauh
Mangemo melei leklako sayang
Sako mangemo nan tanah jauh
Mangemo melei leklako sayang

Selain lagu o ina ni keke, si patokan pun menjadi salah satu lagu daerah dari Sulawesi utara yang cukup populer. Lirik dari lagu si patokaan sendiri menggambarkan ungkapan perasaan cinta dan rasa khawatir seorang ibu pada buah hatinya yang sudah mulai beranjak dewasa.

Ukuran dewasa dalam lagu ini sama halnya dengan ukuran dewasa pada umumnya. Yakni sudah mempunyai kewajiban untuk mencari nafkah untuk kehidupan pribadinya. Sebagai seorang ibu, tentunya hal yang wajar jika mempunyai rasa cinta dan sayang kepada anaknya. Hal tersebut disampaikan pada lagu si patokaan ini.

3. Gadis Taruna

Duduk termenung sebatang kara
Di pulau Sangihe gadis taruna
Angin mendesir ombak menderu

Si gadis teruna hatinya rindu
Kearah laut sambil memandang
Bila kekasih kembali pulang
Maka tiba-tiba datang dari jauh
Perahu teruna hilanglah rindu

Gadis taruna, salah satu judul lagu daerah dari Sulawesi utara yang dibuat oleh Ismail Marzuki ini menggambarkan kegundahan serta kesedihan dari seorang gadis. Lagu tersebut menceritakan bahwa gadis tersebut sedang merindukan kekasihnya. Dimana kekasihnaya sendiri sedang berlayar di pantai yang terletak di Pulau Sangihe.

Dimana pada lirik lagu gadis taruna sendiri bahwa tempat tersebut merupakan tempat penantian bahwa kekasihnya akan datang. Di dalam lirik tersebut si gadis menunjukkan bentuk kesetiaannya yang benar-benar tulus pada kekasihnya. Dan penantiannya sendiri berubah menjadi kebahagiaan saat si kekasih hatinya pulang kembali bersamanya.

4. Poco-Poco

Malenggang patah patah
Ngana pe goyang pica pica
Ngana pe body…poco poco

Cuma ngana yang pika cinta
Cuma ngana yang pika sayang
Cuma ngana suka bikin pusing

Ngana bilang pika na sayang
Rasa hati ini malayang
Jauh…kiga..,kiga

Biar pika ngana pe bayang
Biarlah biking layang layang
Cuma ngana yang pika sayang

Siapa yang tidak kenal dengan lagu daerah yang satu ini, ya apa lagi kalau bukan poco-poco. Lagu daerah poco-poco sendiri sering diputar dalam acara lomba, senam, dan pada acara yang lainnya. Bahkan yang lebih kerennya, lagu ini mempunyai tarian khusus yang dikenal dengan goyang poco-poco.

Untuk menarikan goyang poco-poco sendiri tidak harus mempunyai bakat khusus menari terlebih dahulu. Karena tarian goyang poco-poco sendiri mudah digerakkan dan jauh dari kata susah. Yang paling penting dalam menarikan goyang poco-poco adalah setiap orang yang menarikannya harus merasa gembira, bahagia, segar dan sehat. Agar goyang poco-poco pun enak untuk dilihat.

Lirik yang ada pada lagu poco-poco sendiri berupa ajakan kepada pendengarnya untuk melakukan berjalan melenggang, bergoyang, serta menggerakkan seluruh badan untuk menikmati lagu tersebut. Sedangkan pada bait yang lain terdapat ungkapan rasa sayang seseorang pada yang ia cintai.

5. Esa Mokan

Esa mokan genangku wia niko
Tea mo ma dua dua genang e karia
Mengale ngale uman wia si Opo Wailan
Pakatuan pakalawiden kita nu waya
Mengale ngale uman wia si Opo Wailan
Pakatuan pakalawiden kita nu waya

Lagu daerah Sulawesi utara yang terakhir adalah esa mokan. Lirik yang terdapat pada lagu esa mokan sendiri berupa suatu pengharapan. Dimana pengharapan tersebut merupakan pengharapan seseorang kepada orang yang ia sayang.

Pada lagu ini, seseorang tersebut menyampaikan sebuah harapan agar seseorang yang ia cintai tidak menduakan hatinya. Dan agar senantiasa berdoa untuk diberikan umur panjang serta keberkahan bagi mereka berdua. Selain itu dalam doa yang dipanjatkan pun mereka berharap agar senantiasa ada dengan orang-orang tersayang.

Itulah informasi mengenai lagu daerah beserta judul dan makna dari beberapa lagu daerah Sulawesi utara. Dengan beberapa informasi di atas, pengetahuan tentang lagu daerah pun semakin bertambah. Terlebih bisa membedakan lagu daerah itu sendiri, dan tentunya dengan adanya informasi di atas bisa mengetahui beberapa makna dari lagu daerah Sulawesi utara yang sarat akan makna.

Lagu Daerah Sulawesi Utara

Lagu Daerah Palembang

Vera Apriani
5 min read

Lagu Daerah Maluku

Vera Apriani
5 min read

Lagu Daerah Lampung

Vera Apriani
7 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published.