Kesetimbangan Kimia Beserta Ciri-Ciri Kondisi Setimbang Dan Jenis Reaksi

Kesetimbangan Kimia – Kimia merupakan salah satu mata pelajaran wajib bagi kamu yang bersekolah di SMA dan mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. Sebenarnya sejak dari SD dan SMP kita sudah belajar mata pelajaran ini namun secara tidak langsung. Ya, di tingkat SD dan SMP hanya dikenal Ilmu Pengetahuan Alam saja.

Berbeda jika kamu sudah masuk SMA dan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. Di sana kamu akan belajar lebih banyak mengenai Ilmu Pengetahuan Alam termasuk ilmu kimia. Nah tentunya dalam mata pelajaran kimia kamu akan belajar banyak hal. Salah satunya adalah kesetimbangan kimia.

Artikel ini bukan hanya berguna bagi kamu yang bersekolah di SMA dan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam saja. Seperti yang kita tahu bahwa pastinya semua ilmu itu baik untuk dipelajari.

Tidak terkecuali dengan ilmu kimia tentang kesetimbangan kimia ini. Untuk itu tidak ada salahnya kamu mempelajari kesetimbangan kimia walaupun kamu tidak bersekolah di SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam.


Apa Itu Kesetimbangan Kimia?

Belajar sesuatu akan lebih baik jika kita tahu dulu pengertiannya. Unutk itu pertama kita akan membahas tentang pengertian kesetimbangan kimia.

Kesetimbangan kimia sendiri adalah sebuah reaksi yang terjadi secara bolak-balik dimana terdapat kesamaan terhadap laju reaksi reaktan dengan produknya dan keduanya memiliki konsentrasi yang bernilai tetap.

Dengan kata lain kesetimbangan pada kimia hanya akan terjadi pada reaksi bolak-balik yang memiliki kesamaan dalam laju pembentukan reaktan serta laju pembentukan produk. Kesetimbangan ini disebut sebagai kesetimbangan dinamis karena reaksinya akan terus menerus terjadi secara mikroskopis.

Pengertian yang lainnya mengatakan bahwa kesetimbangan kimia ialah suatu keadaan yang menunjukkan kehadiran reaktan serta produk dalam konsentrasi yang tidak memungkinkan terjadinya perubahan lebih lanjut seiring dengan berjalannya waktu.

Pada umumnya keadaan ini akan terjadi apabila terdapat kesamaan antara reaksi ke depan dengan reaksi balik. Pada reaksi maju dan mundur umumnya memiliki kesamaan dan tidak bernilai nol. Dengan begitu konsentrasi reaktan dan produk tidak ada perubahan bersih. Kondisi seperti ini selanjutnya disebut dengan keseimbangan dinamis.


Ciri-Ciri Kondisi Setimbang

Sebuah reaksi bolak-balik dapat dikatakan setimbang apabila mempunyai beberapa ciri. Adapun ciri-ciri tersebut adalah seperti berikut ini.

  1. Reaksi yang terjadi berada di dalam tempat yang tertutup yang memiliki suhu serta tekanan yang tidak berubah-ubah (tetap).
  2. Keberlangsungan reaksi bersifat dinamis atau terus-menerus dan terjadi dalam arah yang berlawanan antara keduanya.
  3. Terdapat kesamaan pada laju reaksi ke reaktan dengan laju reaksi ke produknya.
  4. Tidak terdapat perubahan dalam konsentrasi produk dan reaktan. Dengan kata lain konsentrasi produk dan reaktan bersifat tetap.
  5. Reaksi terjadi secara mikroskropis dalam tingkat partikel sebuah zat.

Jenis Reaksi Kesetimbangan

Adapun jenis reaksi kesetimbangan terdapat dua macam. Kedua macam jenis reaksi kesetimbangan itu ialah kesetimbangan homogen dan kesetimbangan heterogen. Berikut penjelasan singkatnya mengenai kesetimbangan homogen dan kesetimbangan heterogen.

1. Kesetimbangan Homogen

Jenis reaksi kesetimbangan yang pertama adalah reaksi kesetimbangan homogen. Adapun pengertian dari reaksi kesetimbangan homogen sendiri adalah sebuah reaksi kesetimbangan dimana terdapat kesamaan pada semua fasa senyawa yang mengalami reaksi.

2, Kesetimbangan Heterogen

Kemudian reaksi kesetimbangan yang kedua adalah reaksi kesetimbangan heterogen. Reaksi kesetimbangan heterogen ini merupakan lawan dari kesetimbangan homogen. Adapun kesetimbangan heterogen dapat dimengerti sebagai reaksi kesetimbangan dimana terdapat perbedaan antara fasa reaktan serta fasa produknya.


Pengaruh Konsentrasi Zat pada kesetimbangan kimia

Jika konsentrasi salah satu zat ditambah, maka reaksi kesetimbangan bakal berubah berasal dari arah (menjauhi) zat yang dilengkapi konsentrasinya.

Jika konsentrasi salah satu zat dikurangi, maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah zat dikurangi konsentrasinya.

Contoh : Pada persamaan reaksi berikut.
N2(g)+ 3H2(g) <==> 2NH3(g) H = -92 kJ

Apabila konsentrasi N2 dilengkapi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke kanan, sebab kalau konsentrasi zat dilengkapi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah berasal dari arah yang dilengkapi konsentrasinya.

Apabila konsentrasi N2 dikurangi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke kiri, sebab kalau konsentrasi zat dikurangi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah yang dilengkapi konsentrasinya.


Pengaruh Tekanan dan Volume pada kesetimbangan kimia

Apabila tekanan pada sistem ditambah/volume diperkecil maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah kuantitas molekul yang lebih kecil.

Apabila tekanan pada sistem diperkecil/volume dilengkapi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah kuantitas molekul yang lebih besar.

“Tekanan dan Volume berbanding terbalik”
Contoh : Pada persamaan reaksi berikut
N2(g)+ 3H2(g) <==> 2NH3(g) H = -92 kJ

Jumlah mol reaktan = 1 + 3 = 4
Jumlah mol product = 2

  • Apabila tekanan pada sistem dilengkapi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke kanan, sebab kecuali tekanan dilengkapi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah kuantitas molekul yang lebih kecil yaitu 2.
  • Apabila volume pada sistem dikurangi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke kanan, sebab kecuali volume sistem dikurangi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah kuantitas molekul yang lebih kecil yaitu 2.
  • Apabila tekanan pada sistem dikurangi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke kiri, sebab kecuali tekanan dilengkapi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah kuantitas molekul yang lebih besar yaitu 4.
  • Apabila volume pada sistem dilengkapi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke kiri, sebab kecuali volume sistem dilengkapi maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah kuantitas molekul yang lebih besar yaitu 4.

Pengaruh Temperatur pada kesetimbangan kimia

Apabila temperatur sistem dinaikkan maka reaksi kesetimbangan berubah ke arah reaksi yang memerlukan kalor (endoterm).

Apabila temperatur sistem dikurangi maka rekasi kesetimbangan bakal berubah ke arah zat yang membiarkan kalor (eksoterm).

Contoh : Pada persamaan reaksi
[A] + [B] <==> [C] H = -X

[C] merupakan reaksi eksoterm (melepaskan kalor) dan [A] + [B] merupakan reaksi endoterm (membutuhkan kalor).

Apabila temperatur dinaikkan maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke kiri sebab kecuali temperatur sistem dinaikkan maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah reaksi yang memerlukan kalor (endoterm).

Apabila temperatur diturunkan maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke kanan sebab kecuali temperatur sistem dinaikkan maka reaksi kesetimbangan bakal berubah ke arah reaksi yang membiarkan kalor (eksoterm).


Hukum Kesetimbangan Kimia

Hukum kesetimbangan kimia atau tetapan kestimbangan adalah perbandingan berasal dari hasil kali konsentrasi product berpangkat kofisiennya tiap-tiap dengan konsentrasi reaktan berpangkat kofisiennya masing-masing. Tetapan kestimbangan biasa disimbolkan dengan “K” atau “Kc”

Rumus Umum Kesetimbangan Kimia

Persamaan atau rumus lazim kesetimbangan kimia yaitu,

Screenshot 14

Kesetimbangan Hidrogen

Pada kesetimbangan heterogen bantuk zat-zat yang terlibat dalam reaksi tidak sama, sehingga yang diambil untuk menentukan tetapan kesetimbangan adalah konsentrasi zat yang tetapan kesetimbangannya terbujuk yaitu larutan dan gas.

Kesetimbangan Homogen

Pada kesetimbangan heterogen bantuk zat-zat yang terlibat dalam reaksi sama, sehingga seluruh konsentrasi zat digunakan untuk menentukan tetapan kesetimbangan. Namun yang wajib diingat, bahwa yang terbujuk tetapan kesetimbangan cuma wujud gas dan larutan saja.

Contoh Soal
Diketahui suatu reaksi kesetimbangan
2A + B <==> A2B
Pada suasana awal di dalam bejana 2 liter terdapat 2 mol A dan 2 mol B. Jika dalam kesetimbangan
0,5 mol A, maka tetapan kesetimbangannya adalah….

Jawab
Dari masalah mampu ditentukan kuantitas mol sebagai berikut.
Kesetimbangan Kimia

Screenshot 15

Jadi

Kesetimbangan Kimia

Kesetimbangan Kimia 1

Volume dalam permaslahan di atas tidak berpengaruh sebab bakal saling menghilangkan.


Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesetimbangan Kimia

Asas Le Châtelier menyatakan bahwa seandainya pada proses kimia yang berada dalam kesetimbangan diberi gangguan, maka proses bakal menggeser posisi kesetimbangan ke arah reaksi yang dapat menghilangkan efek dari gangguan tersebut. Faktor-faktor (gangguan) yang dapat mempengaruhi kesetimbangan kimia pada lain:

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kesetimbangan Kimia

Na, demikian sedikit pembahasan yang dapat kami sampaikan, mengenai kesetimbangan kimia, ciri-ciri kondisi setimbang dan jenisrReaksi kesetimbangan, semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.

Leave a Reply