Kebijakan Fiskal Dalam Perekonomian Makro

Kebijakan Fiskal –  Ketika kita berbicara mengenai ekonomi makro, pasti akan langsung dihadapkan dengan  istilah kebijakan fiskal.  Bagi kamu yang  bukan orang ekonomi atau masih belajar ilmu ekonomi mungkin  istilah ini terdengar asing. Namun tidak ada salahnya kita belajar mengenai kebijakan fiskal, karena memiliki peran yang sangat penting bagi perekonomian negara.  Oleh karena itu kita akan membahas secara singkat mengenai pengertian, macam dan contoh kebijakan fiskal oleh pemerintah.

Kebijakan fiskal berkaitan dengan perpajakan yang dilakukan pemerintah guna mempengaruhi APBN, sehingga mampu menciptakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Untuk lebih jelasnya  berikut penjelasan mengenai kebijakan fiskal

Pengertian Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam mengelola keuangan negara. Pengelolaan yang dilakukan pemerintah dilakukan dengan mengontrol pemasukan dalam bentuk pajak dan pengeluaran pemerintah.

Dengan kebijakan fiskal, pemerintah mampu mengurangi angka pengangguran karena melalui kebijakan ini  akan menaikkan pendapatan nasional dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Selain itu, kebijakan fiskal juga mempengaruhi tinggi rendahnya investasi nasional.

Secara umum, kebijakan fiskal terdiri dari penyediaan anggaran pembiayaan pemerintah,  pendistribusian pendapatan dan pemberian subsidi  guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Macam Macam kebijakan Fiskal

Peran Dan Fungsi Kebijakan Fiskal

Peran Dan Fungsi Kebijakan Fiskal

Menurut jumlah penerimaan dan pengeluarannya, kebijakan fiskal dibedakan menjadi 3 macam yaitu:

1. Kebijakan Anggaran Surplus

Kebijakan anggaran surplus merupakan kebijakan yang dilakukan pemerintah yang mana kebijakan ini tidak menggunakan seluruh pendapatan untuk pengeluaran.  Sisa dari pengeluaran disimpan sebagai tabungan pemerintah.  Kebijakan anggaran surplus berfungsi untuk mengatasi inflasi.  Inflasi adalah kenaikan harga akibat uang yang lebih banyak daripada barang.

Sehingga apabila negara mengalami inflasi, kebijakan inilah yang digunakan pemerintah untuk menekan pengeluaran dan mengurangi permintaan barang.  Dengan demikian angka inflasi bisa turun.

2. Kebijakan Anggaran berimbang

Kebijakan anggaran berimbang merupakan bentuk anggaran di mana pemerintah menggunakan pendapatan negara seimbang atau sama besar dengan belanja negara. Dengan kebijakan ini, pemerintah menyesuaikan anggaran belanja negara dengan pendapatan yang dihasilkan.

Namun kebijakan ini tidak baik digunakan ketika negara mengalami deflasi di mana uang yang beredar jumlahnya lebih sedikit dari barang. Hal ini disebabkan kebutuhan masyarakat, harga, produksi dan investasi mengalami penurunan sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat.

3. Kebijakan Anggaran Defisit

Kebijakan anggaran defisit merupakan kebalikan dari kebijakan anggaran surplus dikarenakan anggaran ini didasarkan atas pengeluaran yang lebih besar daripada pendapatan. Untuk mengatasinya biasanya negara melakukan pinjaman baik pinjaman dalam negeri maupun luar negeri.

Tujuan dilakukannya kebijakan defisit ialah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Adapun cara yang dilakukan untuk mengukur anggaran defisit, yaitu

  • Defisit Moneter, yakni selisih belanja di luar bunga hutang dan pembayaran pokok dengan pembayaran total
  • Defisit Konvensional, yakni perhitungan anggaran defisit berdasarkan selisih belanja total dengan pendapatan total.
  • Defisit operasional, yakni perhitungan defisit bukan dalam bentuk nominal tetapi dalam nilai riil
  • Defisit Moneter, selisih belanja total di luar pembayaran hutang beserta bunganya dengan pendapatan total di luar hutang.

Tujuan Kebijakan Fiskal

Tujuan dari kebijakan fiskal di antaranya yaitu Menciptakan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan, Menciptakan stabilitas perekonomian, Menciptakan keadilan dalam distribusi pendapatan, Menciptakan lapangan pekerjaan.

Contoh Kebijakan Fiskal oleh Pemerintah

Peran Dan Fungsi Kebijakan Fiskal Di Indonesia

Peran Dan Fungsi Kebijakan Fiskal Di Indonesia

Adapun contoh konkret yang dilakukan pemerintah melalui kebijakan fiskal di antaranya melakukan penghematan uang negara, mewajibkan NPWP untuk meningkatkan pajak, menaikkan jumlah dan jenis pajak, serta melakukan pinjaman negara.

Sekian artikel mengenai kebijakan fiskal, semoga bermanfaat bagi kalian semua, baik untuk mengerjakan tugas maupun hanya sebagai penambah wawasan.

Leave a Reply