Integrasi Nasional Di Dalam Kemajemukan Bangsa indonesia

Integrasi Nasional– Seperti yang kita tahu, bahwa negara Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman dan perbedaan, baik perbedaan suku, ras, agama, kebudayaan, bahasa, adat istiadat,wilayah dan sebagainya.

Perbedaan tersebut menjadikan Indonesia menjadi negara yang kaya, akan tetapi di sisi lain perbedaan yang ada justru sering menimbulkan pertentangan dan konflik di antara beberapa pihak. Untuk mengatasi kejadian tersebut kita perlu memahami pentingnya integrasi nasional.

Dengan memahami makna integrasi nasional kita akan menyadari bahwa keutuhan bangsa harus dipertahankan, seperti semboyan yang disampaikan oleh pemerintah “NKRI Harga Mati!”.  Sebenarnya apa itu integrasi nasional?  Berikut pembahasannya.

Pengertian Integrasi Nasional

Integrasi Nasional Di Indonesia
Integrasi Nasional Di Indonesia

Integrasi nasional berasal dari kata “Integrasi” dan “Nasional”. Integrasi adalah mempersatukan/ menggabungkan dan nasional adalah bangsa. Jadi secara harfiah, pengertian dari Integrasi Nasional adalah proses  menggabungkan bagian – bagian yang berbeda menjadi satu kesatuan sehingga tercipta keserasian dan keselarasan dalam hidup berbangsa.

Adapun pengertian integrasi nasional secara politis dan antropologis.  Secara politis, integrasi nasional berarti proses penyatuan beragam kelompok budaya dan sosial ke dalam wilayah nasional dan membentuk sebuah identitas nasional.

Sedangkan pengertian Integrasi nasional secara antropologis, integrasi nasional merupakan proses penyesuaian keberagaman budaya masyarakat untuk menciptakan keserasian fungsi dalam bermasyarakat.

dari beberapa pengertian di atas tersebut dapat disimpulkan bahwa  integrasi nasional merupakan upaya yang dilakukan untuk menyatukan perbedaan pada suatu negara sehingga tercipta keserasian dan keselarasan secara nasional.

Faktor Pemicu Timbulnya Integrasi Nasional

Integrasi Sosial
Integrasi Sosial

Dalam mewujudkan integrasi nasional, terdapat beberapa faktor pemicu yang mewujudkannya. Faktor pemicu tersebut antara lain:

1. Rasa Senasib Seperjuangan

Dalam perjuangan Indonesia untuk meraih kemerdekaan, perjuangan yang dilakukan dilakukan oleh semua elemen masyarakat dari berbagai latar belakang yang berbeda. Mereka mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok masing-masing demi mewujudkan satu tujuan yang sama yaitu kemerdekaan.

Rasa senasib seperjuangan ini masih berdampak hingga saat ini guna mempertahankan keutuhan bangsa. Pada zaman sekarang, rasa senasib seperjuangan digunakan untuk memperkokoh dan memperkuat stabilitas bangsa.

2. Memaknai Ideologi Nasional

Pancasila yang merupakan ideologi nasional tidak bisa diubah dan diganti dengan ideologi apapun. Karena memaknai pancasila sebagai ideologi nasional merupakan dasar dalam mewujudkan integrasi nasional di Indonesia. Oleh karena itu, memaknai pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan  sehari hari dapat menciptakan integrasi nasional dengan lebih mudah

3. Keinginan untuk Bersatu

Kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk tidak bisa dijadikan alasan terjadinya konflik antar masyarakat. Justru dengan adanya kemajemukan inilah yang harusnya memotivasi masyarakat untuk bersatu dalam segala perbedaan yang ada. Keinginan untuk bersatu ini juga termasuk dalam ideologi pancasila sebagai dasar negara.

Faktor Penghambat Terwujudnya Integrasi Nasional

Integrasi Nasional
Integrasi Nasional

Faktor penghambat merupakan suatu penghalang yang dilakukan oleh individu maupun kelompok dalam mewujudkan integrasi nasional. Beberapa faktor penghalang tersebut antara lain:

1. Kurangnya Menghargai Kemajemukan

Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam suku dan budaya, bahkan negara ini merupakan negara dengan jumlah suku terbanyak di dunia. akan tetapi perbedaan dan  kemajemukan dalam masyarakat kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Kurangnya perhatian inilah yang nantinya menyebabkan kemajemukan menghilang secara perlahan.

2. Kurangnya Toleransi

Penyebab utama terjadinya konflik sosial antar masyarakat karena kurangnya toleransi terhadap kemajemukan dan keberagaman. Kurangnya toleransi yang dibiarkan secara terus menerus menyebabkan tidak terwujudnya integrasi nasional yang menyebabkan hancurnya negara.

3. Kurangnya Kesadaran Individu

Kurangnya kesadaran diri untuk menjaga keutuhan dan rasa persatuan menjadi salah satu faktor penghambat integrasi nasional.  Pada era modern seperti saat ini masyarakat cenderung individualistis dan kurang peka terhadap kondisi dan situasi sekitar. Jika terus dibiarkan, mewujudkan integrasi nasional akan menjadi sulit.


Contoh Integrasi Nasional

Berikut ini beberapa contoh integrasi nasional antara lain akan kami berikan penjelasan sebagai berikut:

1. Pembangunan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta oleh Pemerintah Republik Indonesia yang diresmikan terhadap th. 1976. Di kompleks Taman Mini Indonesia Indah terdapat anjungan dari seluruh propinsi di Indonesia (waktu itu tersedia 27 provinsi).

Setiap anjungan menampilkan tempat tinggal tradisi beserta aneka macam hasil budaya di provinsi itu, sekiranya adat, tarian daerah, alat musik khas daerah, dan sebagainya.

2. Sikap toleransi antarumat beragama, walaupun agama kami tidak sama bersama dengan teman, tetangga atau saudara, kami mesti saling menghormati.

3. Sikap menghormati dan jadi ikut miliki kebudayan tempat lain, bahkan berkenan mempelajari budaya tempat lain, sekiranya masyarakat Jawa atau Sumatra, belajar menari legong yang merupakan salah satu tarian tradisi Bali.

Selain anjungan dari seluruh propinsi di Indonesia, di didalam komplek Taman Mini Indonesia Indah juga terdapat bangunan tempat ibadah dari agama-agama yang resmi di Indonesia.

Contoh seperti  masjid (untuk agama Islam), gereja (untuk agama Kristen dan Katolik), pura (untuk agama Hindu) dan wihara (untuk agama Buddha). Perlu diketahui, bahwa pas itu agama resmi di Indonesia baru 5 (lima) macam.


Tujuan Integrasi Nasional

Tujuh cara yang dipercayai sanggup membangun integrasi nasional sebagai berikut

  1. Anggota masyarakatnya terasa berhasil salign isikan kebutuhan kebutuhan satu bersama dengan lainnya
  2. Terciptanya kesepakatan (konsensus) berrsama mengenai norma norma dan nilai nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman
  3. norma norma dan nilai nilai sosial dijadikan ketentuan baku di dalam proses integrasi
  4. mengembangkan dan membangun kebanggaan akan identitas nasional di dalam benruk simbol negara, dasar negara, lagu kebangsaan, bahasa nasional dan bndera nasional
  5. laksanakan kesibukan pembangunan yang adil agar penigkatan kesejahteraan rakyat merata
  6. membangun rasa keadilan rakyat
  7. menjaga dan membangun rasa aman dan tentram rakyat

Intergrasi Nasional Apakah Penting?

Intergrasi Nasional merupakan diantara langkah untuk mengumpulkan beraneka macam perbedaan yang tersedia di Indonesia,dimana salah satu contohnya yakni antara pemerintah bersama wilayahnya.

Integrasi itu sendiri mampu dikatakan sebagai suatu langkah yang baik untuk mengumpulkan sesuatu yang pada mulanya terpisah jadi suatu keutuhan yang baik bagi bangsa Indonesia, contoh mengumpulkan beraneka macam suku dan budaya yang tersedia dan juga mengumpulkan beraneka macam agama di Indonesia.

Adanya upaya mengintegrasikan Indonesia, perbedaan-perbedaan yang tersedia senantiasa harus dianggap dan dihargai sehingga Indonesia jadi negara yang mampu mencapai tujuannya.

Selain menjunjung dan mengakui beraneka macam perbedaan di Indonesia, masyarakat Indonesia harus memliki rasa toleransi terhadap sesama sehingga tidak terjadi konflik yang berkesinambungan yang mampu merugikan Indonesia.

Integrasi nasional penting untuk diwujudkan dalam kehidupan masyrakat Indonesia dikarenakan Indonesia merupakan negara yang masih berkembang atau mampu dikatakan negara yang masih mencari jati diri.

Selain itu, integrasi nasional benar-benar penting untuk diwujudkan dikarenakan integrasi nasional merupakan suatu langkah yang mampu mengumpulkan beraneka macam perbedaan yang tersedia di Indonesia


Untuk mewujudkan integrasi nasional di  era globalisasi seperti saat ini karakter bangsa harus dibangun dan dijaga guna meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.

Sebagai warga negara Indonesia, kita wajib ikut mewujudkan integrasi nasional. Untuk mewujudkannya bisa dilakukan dari hal hal yang kecil seperti menjaga perilaku dan perkataan dalam kehidupan sehari hari.  Itulah penjelasan mengenai pengertian integrasi nasional  di Indonesia, semoga bermanfaat.