hewan langka

30+ Hewan Langka Di Indonesia yang Harus Kita Lindungi dan Terancam Punah

Hewan Langka – Negara Indonesia memiliki luas wilayah mencapai 735.400 mil persegi dan terhubung antara dua benua besar, Indonesia yang menjadi negara yang memiliki begitu banyak ragam jenis flora dan fauna, baik itu yang berkarakter Asiatic, Australis, maupun peralihan.

Namun sayangnya, berasal dari ribuan jenis flora dan fauna yang hidup di wilayah Indonesia, tersedia kurang lebih 294 jenis flora dan fauna Indonesia yang masuk didalam daftar spesies yang terancam punah (hewan langka) dan patut dilindungi. Hal ini sesuai bersama dengan Peraturan Pemeintah No 7 Tahun 1999 tentang “Jenis-jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi”.

Gambar Hewan Langka di Indonesia yang Terancam Punah

Ada banyak spesies hewan langka yang sudah masuk didalam zona parah dan perlu dilaksanakan begitu banyak ragam upaya untuk melestarikannya. Sebenarnya, didalam dunia konservasi, tidak dikenal arti hewan langka, namun disebut sebagai “hewan langka yang terancam punah” dikarenakan oleh pemburuan liar.

Istilah ini sudah umum dipakai oleh begitu banyak ragam lembaga atau organisasi konservasi internasional, terkecuali IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources). Dengan bekerjasama bersama dengan begitu banyak ragam negara, organisasi dunia ini bergerak aktif untuk menanggulangi begitu banyak ragam sumber energi alam (flora & fauna) yang sudah masuk didalam daftar terancam punah atau Red List of Threatened Species.

Komodo

gambar komodo
gambar komodo

hewan langka komodoHabitat komodo (Varanus komodoensis) di alam bebas sudah berkurang akibat aktivitas manusia dan maka dari itu IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah aturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo, didirikan untuk pelihara mereka. Habitat utama kadal raksasa ini cuma tersedia di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.

Komodo pertama kali didokumentasikan oleh orang Eropa terhadap tahun 1910. Nama hewan karnivora ini jadi dikenal dunia sesudah tahun 1912 Pieter Antonie Ouwens, direktur Museum Zoologi di Buitenzorg (kini Bogor), menerbitkan paper tentang komodo sesudah terima foto dan kulit reptil ini.

Burung Jalak Bali

Gambar burung jalak
Gambar Burung Jalak

burung jalak bali ditemukan pertama kali pada tahun 1910. Nama ilmiah Jalak Bali dinamakan menurut pakar hewan berkebangsaan Inggris, Walter Rothschild, sebagai orang pertama yang menghalangi spesies hewan langka ini ke dunia ilmu terhadap tahun 1912. Jalak Bali cuma ditemukan di hutan bagian barat Pulau Bali. Burung ini termasuk merupakan cuma satu spesies endemik Bali dan terhadap tahun 1991 dinobatkan sebagai simbol fauna Provinsi Bali.

Keberadaan hewan endemik ini termasuk jenis burung langka yang dilindungi undang-undang. Untuk menghindar berlangsung ancaman kepunahan yang jadi erius, lebih dari satu besar kebun binatang di seluruh dunia menggerakkan program penangkaran jalak Bali (Leucopsar rothschildi).

Gajah Sumatera

Gambar Gajah
Gambar Gajah Sumatera

gajahMungkin selagi ini jumlah populasi Harimau Sumatera tak lebih berasal dari 300 ekor saja, supaya menurut WWF spesies yang merupakan satu berasal dari enam sub-spesies harimau yang selamanya bertahan hidup hingga selagi ini dan termasuk didalam klasifikasi satwa parah atau hewan langka yang terancam punah (critically endangered).

Warna kulit harimau Sumatera merupakan yang paling gelap berasal dari seluruh harimau, menjadi berasal dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua. Tubuhnya termasuk relatif paling kecil dibandingkan seluruh sub-spesies harimau yang hidup selagi ini. Semakin sempitnya luas habitat dikarenakan aktivitas pembukaan lahan, memicu mereka jadi terancam punah.

Orang Utan Sumatera dan Kalimantan

hewan langka
Gambar Orang Utan Sumatera dan Kalimantan

hewan langka indonesiaOrang utan, baik itu yang hidup di pulau Sumatera atau Kalimantan termasuk termasuk spesies yang amat terancam punah. Menurut laporan IUCN, sepanjang 75 tahun paling akhir populasi orangutan Sumatera sudah mengalami penurunan sebanyak 80%.

Dalam kurun selagi 1998 dan 1999, laju kehilangan setelah itu dilaporkan capai sektar 1000 orangutan per tahun. Sementara itu, terhadap tahun 2004, ilmuan memperkirakan bahwa keseluruhan populasi orangutan di Pulau Borneo, baik di wilayah Indonesia maupun Malaysia terkandung kurang lebih 54 ribu individu. Kebalikan berasal dari orangutan Borneo, orangutan Sumatera membawa kantung pipi yang panjang terhadap orangutan jantan.

Harimau Sumatera

Gambar Harimau
Gambar Harimau Sumatera

harimau sumateraMungkin selagi ini jumlah populasi Harimau Sumatera tak lebih berasal dari 300 ekor saja, supaya menurut WWF spesies yang merupakan satu berasal dari enam sub-spesies harimau yang selamanya bertahan hidup hingga selagi ini dan termasuk didalam klasifikasi satwa parah atau hewan langka yang terancam punah (critically endangered).

Warna kulit harimau Sumatera merupakan yang paling gelap berasal dari seluruh harimau, menjadi berasal dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua. Tubuhnya termasuk relatif paling kecil dibandingkan seluruh sub-spesies harimau yang hidup selagi ini. Semakin sempitnya luas habitat dikarenakan aktivitas pembukaan lahan, memicu mereka jadi terancam punah.

Badak Jawa dan Sumatera

hewan langka
Gambar Badak Jawa dan Sumatera

badakBadak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dan Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) termasuk menjadi perhatian perlu bagi pemerintah dan para fans lingkungan, sehingga salah satu upaya pemerintah untuk melindungi hewan langka tersebut salah satu membuat poster lingkungan untuk senantiasa menjaga kelestarian hewan ini.

Badak sumatera (Sumatran rhino) dan Badak Jawa (Javan rinho) merupakan dua berasal dari 5 spesies badak yang selamanya bisa bertahan berasal dari kepunahan, tak cuma badak india, badak hitam afrika, dan badak putih afrika. Namun, ke dua badak ini sudah masuk didalam kategori amat terancam atau critically endangered. Status konservasi critically endangered ini disandangkan terhadap spesies badak di Indonesia sejak 1996.

Anoa

gambar Anoa
gambar Anoa

Anoa merupakan hewan endemik pulau Sulawesi, tepatnya di provinsi Sulawesi Tenggara. Hewan ini termasuk fauna peralihan (Asiatic – Australis). Hewan yang dikategorikan sebagai hewan langka ini sudah diambang kepunahan sejak tahun 1960-an. Bahkan, sepanjang satu dekade paling akhir jumlah populasinya jadi alami penurunan drastis.

Diperkirakan selagi ini jumlahnya tidak lebih berasal dari 5.000 ekor di alam bebas. Ancaman kepunahan sebetulnya tak terlepas berasal dari tingkah laku masyarakat yang sering memburunya untuk diambil alih kulit, tanduk, serta dagingnya. Ada dua spesies binatang ini, yaitu anoa dataran rendah dan anoa pegunungan.

Maskot provinsi Sulawesi Tenggara ini hidup di didalam hutan yang selamanya rimbun dan susah didekati manusia. Itu sebabnya hewan ini tidak bisa menjadi hewan ternak, dikarenakan tidak bisa dijinakkan.

Kanguru Pohon Wondiwoi

hewan langka
Gambar Kanguru Pohon Wondiwoi

Hewan kanguru pohon indonesiaRupanya, Kanguru bukan cuma memiliki Australia saja, dikarenakan Indonesia termasuk memilikinya. Kanguru Pohon Wondiwoi namanya, merupakan keliru satu spesies hewan langka endemik yang hidup di Pulau Papua. Berdasarkan spesimen yang ditemukan Ernst Mayr, hewan yang memiliki nama ilmiah Dendrolagus mayri ini diperkirakan membawa berat kurang lebih 9,25 kg. Bulunya berwarna hitam suram bersama dengan lebih dari satu bagian yang berwarna kekuningan.

Daerah pantat dan tungkai berwarna kemerahan bersama dengan ekor keputihan. Populasi tentu Kanguru Pohon Wondiwoi sebetulnya tidak dulu diketahui secara pasti. Namun menurut IUCN Red List, diperkirkan jumlah populasi kanguru pohon ini kurang lebih 50 ekor individu saja. Hal inilah yang memicu pihak IUCN Red List memasukkan Kanguru Pohon Wondiwoi atau Wondiwoi Tree-kangaroo sebagai spesies Critically Endangered atau spesies yang amat terancam punah (Kritis).

Monyet Hitam Sulawesi

Gambar Monyet
Gambar Monyet Hitam Sulawesi

Kera Hitam Sulawesi merupakan satwa endemik pulau Sulawesi, tepatnya di daerah provinsi Sulawesi Utara. Ciri utama yang terhadap monyet ini adalah jambul di atas kepalanya. Dalam bhs Inggris primata langka ini disebut bersama dengan lebih dari satu nama diantaranya Celebes Crested Macaque, Celebes Black ape, Celebes Black Macaque, Crested Black Macaque, Gorontalo Macaque, dan Sulawesi Macaque.

Sementara itu, kera ini oleh masyarakat setempat biasa dipanggil bersama dengan Yaki, Bolai, Dihe. Dalam bhs latin (ilmiah) Kera Hitam Sulawesi dinamai Macaca nigra yang bersinonim bersama dengan Macaca lembicus (Miller, 1931) Macaca malayanus (Desmoulins, 1824).

Kera hitam sulawesi ini jadi hari keberadaannya menjadi spesies hewan langka dan merupakan hewan yang terancam punah. Bahkan oleh IUCN Redlist digolongkan didalam status konservasi Critically Endangered (Krisis).

Ikan Pesut Mahakam

hewan langka
Gambar Ikan Pesut Mahakam

Ikan pesut Pesut mahakam atau didalam bhs Latin disebut Orcaella brevirostris adalah sejenis hewan mamalia yang sering disebut lumba-lumba air tawar yang nyaris punah dikarenakan berdasarkan knowledge tahun 2007, populasi hewan laut ini tinggal 50 ekor saja dan menempati rangkaian tertinggi satwa Indonesia yang terancam punah.

Ilmuwan internasional mengklasifikasikan populasi Pesut Mahakam di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, didalam situasi amat terancam punah. Banyak segi yang merubah populasi pesut. Jumlah pasokan makanan yang jadi berkurang di alam, lantas lalang kapal ponton di kawasan habitatnya, serta pemakaian racun oleh nelayan setempat menjadi biang kerok berkurangnya populasi ikan pesut.

Macan Tutul Jawa

Gambar Macan Tutul Jawa
Gambar Macan Tutul Jawa

Macan tutul harimau Jawa sudah lama punah, dan spesies sejenis yang selamanya tersedia di tanah Jawa adalah Macan Tutul Jawa atau didalam bhs Latin disebut Panthera pardus melas. Hewan langka yang menjadi ikon provinsi Jawa Barat ini merupakan satwa endemik pulau Jawa dan menjadi bagian berasal dari sembilan subspesies Macan Tutul (Phantera pardus) di dunia.

Macan Tutul Jawa yang sudah dikategorikan didalam status konservasi “Critically Endangered” membawa dua jenis variasi, yaitu Macan Tutul berwarna terang dan Macan Tutul berwarna hitam yang biasa disebut bersama dengan Macan Kumbang. Meskipun berwarna berbeda, ke dua kucing besar ini adalah subspesies yang sama. Menurut laporan berasal dari IUCN, jumlah Macan Tutul Jawa yang selamanya hidup tak lebih berasal dari 300 ekor di habitnya.

 

Ekidna Moncong Panjang Barat

gambar hewan
Gambar Ekidna Moncong Panjang Barat

Landak moncong Ekidna Moncong Panjang Barat (Zaglossus bruijnii) atau yang didalam bhs Inggris biasa disebut bersama dengan Western Long-beaked Echidna merupakan hewan endemik yang berasal berasal dari Papua, dan Australia (punah) yang hidup di ketinggian 1300-4000 mdpl.

Habitatnya adalah padang rumput alpin dan hutan yang lembap. Ekidna merupakan hewan mammalia yang bertelur (ordo Monotremata) yang selamanya bertahan hidup hingga selagi ini di samping platipus (Ornithorhynchus anatinus). Sebagaimana bersama dengan platipus, Ekidna termasuk hewan yang aneh.

Ekidna menjadi aneh lantaran hewan mammalia selayaknya harimau ataupun tarsius namun ekidna tidak melahirkan anaknya melainkan bertelur.

Kodok Pohon Ungaran

binatang endemik indonesia
Gambar Kodok Pohon Ungaran

katak ungaran Philautus jacobsoni atau biasa disebut Katak Pohon Ungaran. Memiliki status Critically endangered (hampir punah) dan masuk didalam daftar The IUCN Red List of Threatened Species tahun 2008. Dalam pernyataannya, Philautus jacobsoni dinyatakan nyaris punah bersama dengan alasan daerah yang menjadi habitatnya kurang berasal dari 10 km2, seluruh individu berasal dari jenis katak ini cuma terkandung di Gunung Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

Burung Trulek Jawa

gambar hewan
Gambar Burung Trulek Jawa

Burung langka trulek Jawa Burung Trulek Jawa (Vanellus macropterus) merupakan keliru satu jenis burung endemik Jawa yang memiliki habitat utama di wilayah rawa yang luas, layaknya padang rumput luas yang banjir selagi musim hujan. Menurut knowledge IUCN terakhir tahun 2013, jumlah populasi Trulek Jawa ini amat kecil, dimisalkan kurang berasal dari 50 individu saja.

Mengerikan bukan? Jumlah populasi yang dimungkinkan alami penurunan ini, disebabkan oleh masalah manusia dan konversi habitat untuk budidaya dan pertanian, serta perburuan. searah bersama dengan itu, menurut knowledge IUCN,

Dinyatakan bahwa ancaman kepunahan Trulek Jawa ini adalah masalah lahan berasal dari habitat asli yang sudah dialihfungsikan menjadi wilayah agro-industry farming atau lahan pertanian dan menjadi daerah budidaya air tawar, yaitu tambak.

Kura-kura Paruh Betet

Gambar Kura-kura Paruh Betet
Gambar Kura-kura Paruh Betet

Kura-kura betet Dalam bhs Inggris kura-kura hutan sulawesi yang endemik pulau Sulawesi ini disebut sebagai Sulawesi Forest Turtle. Sedangkan resminya, hewan langka ini membawa nama latin yaitu Leucocephalon yuwonoi yang bersinonim bersama dengan Geoemyda yuwonoi dan Heosemys yuwonoi.

Kura-kura hutan Sulawesi ini sering termasuk dikenal bersama dengan nama kura-kura paruh betet. Pemberian julukan nama setelah itu dikarenakan bentuk mulutnya yang unik layaknya burung betet. Kura-kura hutan Sulawesi (kura-kura paruh betet) ini termasuk didalam keliru satu berasal dari 7 jenis reptil paling langka di Indonesia.

Bahkan termasuk didalam daftar The World’s 25 Most Endangered Tortoises and Freshwater Turtles—2011 yang dikeluarkan oleh Turtle Conservation Coalition. Sebelumnya kura-kura hutan sulawesi digolongkan didalam genus Heosemys, namun sejak tahun 2000 dimasukkan didalam genus tunggal Leucocephalon.

Kata ‘yuwonoi’ didalam nama ilmiahnya merujuk terhadap Frank Yuwono yang kali pertama capai spesimen pertama kura-kura hutan sulawesi ini di pasar di Gorontalo Sulawesi.

Burung Elang Flores

Gambar Burung Elang Flores
Gambar Burung Elang Flores

elang flores hewan langkaElang flores atau Nisaetus floris merupakan jenis elang berukuran besar kurang lebih 71 – 82 cm yang turut memperkaya keragaman burung di nusantara. Meskipun namanya elang flores, burung ini termasuk bisa dijumpai termasuk di Pulau Lombok, Sumbawa, serta pulau kecil Satonda dan Rinca, tak cuma tentu saja di Pulau Flores, Nusa Tenggara.

Kecenderungan populasi elang flores yang tetap alami penurunan memicu Badan Konservasi Dunia IUCN menetapkannya sebagai jenis “satu cara menuju kepunahan” (Critically Endangered/CR). Jumlah individu dewasa di seluruh persebarannya diperkirakan kurang lebih 100 memakai bersama dengan daerah jelajah kurang lebih 10.000 kilometer persegi.

Ciri elang ini adalah tubuh bagian bawahnya berwarna putih, hidup di kawasan hutan dataran rendah dan submontana hingga ketinggian 1.000 mdpl. Teknik memangsanya yang mudah terlihat adalah berburu berasal dari tenggeran dan terbang mengangkasa Mengenakan aliran udara panas.

Burung Kakatua Jambul Kuning

gambar Burung Kakatua Jambul Kuning
Gambar Burung Kakatua Jambul Kuning

kakatua jambul kuningJenis burung yang jadi terancam kelestariannya adalah burung Kakatua Jambul Kuning atau didalam nama ilmiahnya disebut Cacatua sulphurea. Daerah sebaran kakatua-kecil jambul-kuning adalah Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Bali, dan Timor, di daerah yang selamanya terkandung hutan-hutan primer dan sekunder.

Menurut Kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Provinsi Nusa Tengara Barat Dr Ir Widada MM, layaknya dikutip berasal dari Republika, mengungkapkan populasi burung Kakatua Jambul Kuning yang hidup di alam liar di daerah NTB selagi ini tersisa 145 ekor. Bahkan, lanjut Widada, burung Kakatua jambul kuning sudah dinyatakan hewan langka yang masuk kategori parah oleh lembaga konservasi dunia (IUCN), dikarenakan jumlahnya yang jadi sedikit.

Simakobu

hewan langka
Gambar Simakobu

monyet langka simakobuSimakobu adalah monyet berhidung pesek yang status populasinya paling mengkawatirkan dan orang jarang lebih-lebih tidak mengenalnya. Simakobu adalah spesies monoleptik di mana binatang ini tidak memiliki ‘saudara’ didalam marganya.

Russel A. Mittermeier, Presiden Conservation International (CI) termasuk mengimbuhkan bahwa Simakobu merupakan cuma satu monyet pemakan daun yang membawa ekor melingkar pendek dan membawa hidung tumpul layaknya halnya monyet emas atau monyet berhidung pesek.

Simakobu atau yang bernama ilmiah Simias concolor ini menjadi perlu dikarenakan statusnya didalam IUCN yang dikategorikan sebagai spesies yang Critically Endangered atau status konservasi tingkat keterancaman tinggi (hewan langka) dan dicap sebagai ‘The World’s 25 Most Endangered Primates’. Hal ini berlangsung dikarenakan populasi monyet ekor babi sepanjang 10 tahun paling akhir mengalami penurunan hingga 80%.

 

Tarsius Siau

hewan langka
Gambar Tarsius Siau

Tarsius adalah primata berasal dari genus Tarsius, suatu genus monotipe berasal dari famili Tarsiidae, cuma satu famili yang bertahan berasal dari ordo Tarsiiformes. Tarsius membawa tubuh kecil bersama dengan mata yang amat besar; tiap bola matanya berdiameter kurang lebih 16 mm dan keseluruhan berukuran sebesar otaknya.

Kaki belakangnya termasuk amat panjang. Sampai selagi ini populasi Tarsius cenderung mengalami penurunan (IUCN, 2012). Perkiraan kepadatan populasi Tarsius di Tangkoko adalah 156/km2 (Gursky, 1997). Hal ini dikarenakan tergoda oleh faktor-faktor baik berasal dari didalam (internal) maupun berasal dari luar (eksternal).

Faktor luar (eksternal) yang merubah Tarsius terhadap lain adalah lingkungan (habitat,sarang, jenis vegetasi), iklim (suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan curah hujan), predator (kucing hutan, ular dan manusia), dan pakan.

Burung Gagak Banggai

gambar hewan
Gambar Burung Gagak Banggai

Burung Gagak Banggai atau Corvus unicolor sempat dinyatakan sudah punah, kemudian tahun 2007 lantas kawanan spesies flora langka ini terlihat ulang di alam liar bersama dengan jumlah terbatas. Hal inilah yang mendasari bahwa situasi spesies ini termasuk satwa dilindungi dan terancam punah. Gagak banggai merupakan keliru satu jenis burung endemik Sulawesi.

Burung ini sebarannya terbatas cuma terhadap daerah Kepulauan Banggai. Gagak Banggai berukuran kurang lebih 39 cm bersama dengan corak tubuh berwarna hitam bersama dengan iris pucat, ekor yang pendek, berkaki gelap dan leher bisa saja membuktikan kemilau cokelat kusam. Selain itu suara kicauan burung mengimbuhkan 3-4 catatan berderit peluit Kruik, Kruik, Kruik, Kruik, yang berlangsung 2-3 detik.

Monyet Beruk Mentawai

gambar hewan
Gambar Beruk Mentawai

Monyet mentawai Selain Simakobu, kawasan Mentawai termasuk dihuni spesies primata lainnya. Orang lokal menyebutnya Bokoi atau bokkoi (Macaca pagensis). Mereka adalah sejenis monyet yang menyebar terbatas (endemik) di Kepulauan Mentawai, terlepas pantai barat Sumatera.

Nama itu adalah sebutan yang sering digunakan oleh masyarakat Kepulauan Mentawai untuk menyebut hewan tersebut. Nama lainnya adalah beruk mentawai, namun didalam Bahasa Inggris disebut bersama dengan nama Pagai Island Macaque.

Epitet spesifiknya, yaitu pagensis, artinya berasal berasal dari Pagai merujuk kepada pulau-pulau Pagai di Kepulauan Mentawai sebagai habitat asal beruk ini yang kian terancam punah.

Burung Kacamata Sangihe

Burung Kacamata Sangihe
Gambar Burung Kacamata Sangihe

Burung langka satu ini memiliki nama Burung Kacamata Sangihe atau Zosterops nehrkorni merupakan keliru satu satwa (aves) yang sudah ditetapkan sebagai burung langka, dan berada didalam kategori status critically endangared oleh IUCN. Hal ini tidak lain disebabkan dikarenakan habitat burung kacamata sangihe yang amat sempit dan ada perburuan liar dikarenakan burung ini memiliki suara kicauan yang indah.

Bahkan terhadap tahun 1999 burung ini sempat dinyatakan punah oleh para peneliti dikarenakan kicauannya tidak terdengar ulang di Gunung Sahendaruman dan Gunung Sahengbalira di pulau Sangihe. Namun sayangnya, burung yang disebut mata mawiera oleh masyarakat setempat ini belum didaftarkan sebagai burung yang dilindungi oleh pemerinta Republik Indonesia (RI). Hal ini dibuktikan bersama dengan tidak dicantumkannya nama burung kacamata sangihe terhadap lampiran PP No. 7 tahun 1999.

Burung Hantu (Celepuk) Siau

Gambar Burung Hantu (Celepuk) Siau
Gambar Burung Hantu (Celepuk) Siau

Burung hantu siau Celepuk siau (Otus siaoensis) adalah keliru satu burung langka yang masuk didalam kategori terancam punah di dunia. Burung celepuk siau merupakan burung endemik yang cuma terkandung di sebuah pulau kecil bernama “Siau” di Kabupaten Sangihe, Propinsi Sulawesi Utara.

Sesuai bersama dengan namanya, Celepuk siau merupakan bagian burung hantu (ordo Strigiformes) yang didalam bhs Inggris biasa disebut sebagai Siau Scops-owl. Sedangkan didalam nama ilmiah (latin) celepuk ini diberi nama Otus siaoensis. Populasi burung endemik ini tidak diketahui bersama dengan pasti.

Namun berdasarkan persebarannya yang cuma terbatas di pulau dan penampakan segera yang jarang sekali, celepuk siau dikategorikan oleh IUCN Redlist didalam status konservasi Kritis (Critically Endangered) sejak tahun 2000. CITES termasuk memasukkan celepuk ini didalam Apendix II sejak 1998.

Katak Merah atau Katak Api

hewan langka
Gambar Katak Merah atau Katak Api

katak merah Kodok Merah atau didalam bhs latinnya Leptophryne cruentata merupakan jenis kodok endemik yang cuma ditemukan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Kodok Merah pun menjadi keliru satu hewan langka yang terancam punah.

Sehingga tidak amat berlebih terkecuali kemudian IUCN Redlist mencatatnya bersama dengan status Critically Endangered(Kritis). Meskipun di Indonesia sendiri Kodok ini luput berasal dari daftar satwa yang dilindungi. Kodok Merah sering kali disebut termasuk sebagai Katak Darah. Kodok Merah didalam bhs Inggris disebut sebagai Bleeding Toad atau Fire Toad. Sedangkan didalam bhs latin (nama ilmiah) hewan ini disebut Leptophryne cruentata. Nama latinnya ini membawa arti kurang lebih ‘berdarah’.

Burung Tokhtor Sumatera

gambar hewan
Gambar Burung Tokhtor Sumatera

Burung langka sumateraBurung Tokhtor Sumatera memiliki nama latin carpococcyx viridis adalah burung endemik pulau Sumatera yang termasuk di didalam 18 burung amat langka di indonesia. Burung tokhtor sumatera sudah terdaftar sebagai keliru satu satwa yang langka yaitu status konservasi bersama dengan keterancaman amat tinggi.

Jumlah populasinya diperkirakan tak hingga capai 300 ekor. Burung tokhtor sumatera dulu sudah diakui sudah punah dikarenakan sejak terdiskripsikan terhadap tahun 1916 tak dulu ditemukan lagi. Kemudian terhadap November tahun 1997 seekor tokhtor sumatera berhasil difoto untuk pertama kalinya oleh Andjar Rafiastanto.

Rusa Bawean

Gambar Rusa
Gambar Rusa Bawean

Rusa langka Rusa Bawean yang didalam bhs Latinnya Axis kuhlii merupakan hewan endemik yang hidup di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Jenis rusa ini merupakan rusa yang populasinya jadi langka dan terancam kepunahan. Rusa Bawean merupakan hewan langka yang hidup nokturnal, lebih sering aktif di sepanjang malam.

Menyukai habitat di semak-semak terhadap hutan sekunder yang berada terhadap ketinggian hingga 500 mdpl. Rusa Bawean memiliki tubuh yang relatif lebih kecil dibandingkan rusa jenis lainnya. Rusa Bawean membawa tinggi tubuh terhadap 60-70 cm dan panjang tubuh terhadap 105-115 cm.

Rusa ini membawa bobot terhadap 15-25 kg untuk rusa betina dan 19-30 kg untuk rusa jantan. Selain itu, ciri lain berasal dari rusa ini adalah memiliki ekor sepanjang 20 cm yang berwarna coklat dan keputihan terhadap lipatan ekor bagian dalam. Rusa ini membawa kecepatan berlari yang amat cepat dan cerdik.

Kodok Sumatera

Gambar Kodok Sumatera
Gambar Kodok Sumatera

Kodok langka sumateraKodok Sumatera atau nama latinnya Duttaphrynus sumatranus merupakan satwa amfibi paling langka di Indonesia, bersama dengan bersama dengan Kodok Merah (Leptophryne cruentata) dan Kodok Pohon Ungaran (Philautus jacobsoni). Kodok-kodok setelah itu menyandang status Critically Endangered berasal dari IUCN Red List.

Diketahui kodok endemik ini cuma menempati daerah ‘Lubuk Selasih’ di kurang lebih Gunung Talang di perbatasan tiga kabupaten, Padang Pariaman, Solok dan Pesisir Selatan, provinsi Sumatera Barat. Berbagai ancaman layaknya rusaknya habitat dan alih manfaat lahan menjadi lahan pertanian serta pendangkalan sungai diduga berpengaruh besar terhadap tingkat keterancaman kodok endemik Indonesia ini.

Ikan Hiu Sentani

hewan langka
Gambar Ikan Hiu Sentani

Jenis ikan hiu sentani atau bisa disebut dengan Hiu Gergaji atau dalam bahasa ilmiahnya Pristis microdon adalah spesies ikan yang hidup di lautan Indo-Pacific serta bisa termasuk hidup di sungai untuk jalankan siklus hidupnya. Pada musim hujan terhadap bulan Desember-Maret, ikan ini akan hidup di sungai air tawar. Sedangkan kala memasuki musim kering (Mei-Oktober), ikan hiu sentani akan lebih suka tinggal di muara atau teluk yang menyerupai habitat air laut.

Selain di Australia, ikan ini termasuk menyebar ke Kalimantan, Papua, Vietnam, India, Madagascar dan Afrika timur. Di Indonesia sendiri ikan hiu gergaji (Pristis microdon) ini menjadi keliru satu hewan endemik yang terkandung di Danau Sentani, Papua. Jumlahnya yang berkurang memicu spesies ini masuk didalam satwa yang patut dilestarikan.

Ikan Arwana Irian

hewan langka
Gambar Ikan Arwana Irian

Ikan Arwana irian Arowana Irian memiliki bentuk tubuh bersama dengan sisik yang berwarna-warni yang akan meningkatkan pesonanya supaya terlihat cantik dan anggun. Banyak fans ikan yang memburu spesies ini sebagai ikan hias. Populasinya yang terbatas menjadikan ikan ini sebagai keliru satu satwa yang dilindungi.

Jadi, tidak sembarang pihak bisa pelihara ikan ini. Bentuk tubuh arwana irian (Sceloropages leichartidti) comperessed, lebar, dan tebal. Bagian tubuhnya tterdapat bercak merah atau kuning dan warna sirip dan tubuhnya didominasi bersama dengan warna hiaju tua. Arwana irian yang memiliki kwalitas baik memiliki sirip dan sisiknya yang utuh, sungutnya tidak patah maupun tertekuk, bola mta bening dan tidak menderita juling.

Merak Hijau

Gambar Merak
Gambar Merak Hijau

merak langkaMerak hijau atau bhs Latinnya Pavo muticus merupakan keliru satu burung berasal dari tiga spesies merak. Seperti burung-burung lainnya yang ditemukan di suku Phasianidae, merak hijau membawa bulu yang indah. Bulu-bulunya berwarna hijau keemasan. Burung betina berukuran lebih kecil berasal dari burung jantan.

Bulu-bulunya kurang mengkilap, berwarna hijau keabu-abuan dan tanpa dihiasi bulu penutup ekor. Burung jantan dewasa berukuran amat besar, panjangnya bisa capai 300 cm, bersama dengan penutup ekor yang amat panjang. Di atas kepalanya terkandung jambul tegak. Merak hijau terkandung di kepulauan Jawa dan statusnya dilindungi oleh undang-undang dikarenakan sebagai hewan langka.

 

Nah, demikian sederet satwa atau hewan langka yang tersedia di Indonesia. Sebagai warga negara yang baik, sudah selayaknya kami turut pelihara kelestarian hidupnya bersama dengan begitu banyak ragam cara dan upaya, terkecuali menghindar perburuan dan pelihara habitatnya.