Conditional Sentences: Pengertian, Rumus, & Contoh Kalimat Type 0, 1, 2, 3

Conditional Sentence – sebelum kita belajar mengenai Condtional Sentence, tentunya kita perlu memahami terlebih dulu apa yang dimaksud dengan Conditinal Sentence. Conditional Sentence biasa disebut dengan Conditional Clause atau If Clause yang merupakan kalimat pengandaian.

Sesuai dengan namanya conditional Sentence atau kalimat pengandaian menerangkan suatu kegiatan yang tidak terjadi atau bertentangan dengan kondisi sebenarnya. Tetapi mungkin juga bisa terjadi apabila syarat atau kondisi tertentu terpenuhi.

Membuat Conditional Sentence atau kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris cukup mudah, untuk lebih memahami tentang Conditional Sentence, berikut ini penjelasan lengkap mengenai jenisnya beserta contoh dan penjelasannya.

1. Conditional Sentence Type 1

Conditional Sentence Type 1

Conditional Sentence Type 1

Conditional Sentence type 1 kita akan membahas tentang pengandaian masa depan. Dengan kata lain kalimat ini digunakan untuk mengungkapkan atau mengandaikan sesuatu dengan harapan terjadi di masa depan.

Pola kalimat yang digunakan :

If + subject + Verb I (Simple Present Tense)+Object+Subject + will + Verb I (Simple Present tense)+Object

Contoh:  If I live in Liverpool, I will visit Anfield Stadium. (jika saya tinggal di Liverpool, Saya akan mengunjungi Stadion Anfield)

Faktanya: I don’t live in Liverpool, and I probably will visit or not (saya tidak tinggal di Liverpool dan saya mungkin akan berkunjung atau tidak). Pernyataan dari contoh diatas, ada kemungkinan saya untuk pergi ke Liverpool dan mengunjungi Stadion Anfield pada masa depan.

Pengungkapan fakta dari conditional sentence type 1 biasanya menggunakan may, possible, probably, tergantung dari pengandainya.

2. Conditional Sentence Type 2

Conditional Sentence Type 2

Conditional Sentence Type 2

Conditional Sentence Type 2 digunakan untuk menyatakan peristiwa yang tidak mungkin terjadi karena bertolak belakang atau berbeda  dengan kondisi di masa sekarang.

Pola kalimat yang digunakan:

If + subject + Verb II (simple past tense) + Subject + would + Verb l (past future tense)

atau

If + subject + were + adjective/noun + Subject + would be + adjective/noun

Contoh:

1. If she invited me to her wedding party, I would be there now. ( Jika dia mengundang saya ke pesta pernikahannya, Saya akan berada di sana sekarang.)

2. If I married Anna, I would be very happy. ( Jika saya menikahi Anna, saya akan sangat senang)

Faktanya:

1. She doesn’t invite me, so I am not there. (Dia tidak mengundang saya, jadi saya tidak di sana).

2. I don’t marry Anna, so I’m not very happy ( Saya tidak menikahi Anna, jadi saya tidak sangat senang)

3. Conditional Sentence Type 3

Conditional Sentence Type 3

Conditional Sentence Type 3

Pengandaian tipe ini adalah pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena mengandaikan sesuatu yang telah terjadi pada masa lalu. Dapat juga dikatakan sebagai pengungkapan sesuatu harapan yang tidak terwujud di masa lalu.

Pola kalimat yang digunakan :

If + subject + had + Verb III (past perfects) + subject + would have + Verb III (past perfect)

atau

if + subject + had been + adjective/noun + subject + would have been + adjective/noun

Contoh :

1.  If I had studied English well, I would have got good score in TOEFL (Jika saya belajar bahasa Inggris dengan baik, aku akan mendapatkan nilai yang baik di TOEFL).

2. If I had been working in Bandung last year. I would have been living together with my family. (Kalau aku bekerja di Bandung tahun lalu, aku pasti tinggal bersama dengan keluargaku)

Faktanya:

1. I did not study. Therefore, I had bad score in TOEFL (saya tidak belajar, oleh karena itu saya mendapat nilai TOEFL yang buruk)

2. I am not working in Bandung, I am not living together with my family. (Saya tidak bekerja di Bandung. Aku tidak tinggal bersama dengan keluargaku)

4. Zero Conditional / Conditional Type 0

Conditional Sentence Type 0

Conditional Sentence Type 0

Conditional tipe ini tidak ada waktu khusus karena digunakan untuk menggambarkan kejadian umum, jadi secara logika peristiwanya pasti dan sering terjadi

Pola kalimat yang digunakan:

If/when + Subject + Verb1 (Simple Present), Subject + Verb1 (Simple Present)

Contoh : If public transport is efficient, people stop using their cars. (Jika transportasi umum efisien, orang berhenti menggunakan mobil mereka)

Selesai juga pelajaran kita mengenai pola dan jenis Conditional Sentence, cukup mudah kan? Semoga apa yang kita bahas tadi bermanfaat bagi semua.

 

Leave a Reply