Budaya Kerja yang Harus Dimiliki Perusahaan dan Setiap Individu

By | 24 February 2020

Budaya Kerja – Dalam setiap perusahaan tentunya memiliki budaya kerja dengan ciri khas masing-masing. Budaya positif tentu akan meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

Budaya diterapkan sesuai dengan nilai-nilai yang telah berlaku di masyarakat. Dalam hal ini akan diulas mengenai budaya yang harus dimiliki oleh perusahaan dalam bekerja agar lebih mensukseskan.


Definisi Budaya kerja

Budaya Kerja

Tidak hanya berkaitan tentang interior ruangan maupun cara berpakaian, dalam budaya ini tentang hubungan antar karyawan. Secara singkat bisa didefinisikan suatu perilaku untuk mengatur nilai kebersamaan maupun keyakinan. Selain itu, budaya dalam pekerjaan bisa dijadikan untuk memecahkan masalah yang selama ini terjadi dalam organisasi.

Dalam budaya ini tentang sudut pandang dalam memberikan arti pekerjaan. Menurut Hadari Nawawi mengartikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan berulang-ulang oleh pekerja dalam sebuah organisasi atau perusahaan serta kebiasaan tersebut harus ditaati untuk mencapai tujuan bersama.

Pendapat Ndraha mengartikan kumpulan pikiran maupun program mental yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan efektifitas kerja pada sekelompok masyarakat. Menurut Hartanto memberikan definisi bahwa bentuk proses yang ditemui di dunia kerja dalam hal pekerjaan, interaksi kerja, kesepakatan bersama dan digunakan dalam menjalani pekerjaan sehari-hari.

Baca Juga: Budaya Aceh


Komponen-Komponen Budaya Kerja

Budaya Kerja

Ada beberapa komponen dalam budaya yang perlu dilakukan saat bekerja yaitu anggapan dasar tentang kerja, sikap tentang pekerjaan yang menunjukkan kecenderungan dalam bekerja, Perilaku tentang bagaimana seseorang bekerja, lingkungan kerja dan alat kerja agar menciptakan keproduktifan, etos kerja yang berkaitan pada watak dan semangat bekerja.


Ciri Budaya Kerja Positif

Budaya Kerja

Dalam perusahaan jika memiliki budaya positif tentu akan menciptakan kenyaman tersendiri. Beberapa ciri-cirinya yaitu lingkungan kerja produktif agar karyawan lebih semangat dalam bekerja. Memiliki komunikasi yang terbuka dan jujur dalam menyelesaikan masalah.

Ciri berikutnya suasana yang seru akan membuat rileks dan tidak stres ketika sudah bekerja seharian. Memberikan motivasi dan penghargaan seperti bonus, promosi maupun sertifikat dalam setiap event perusahaan. Kerjasama yang baik serta tidak berkompetensi antar pekerja.


Fungsi Budaya Saat Bekerja

Budaya Kerja

Adapun beberapa fungsi dari budayaa saat bekerja diantaranya alat perekat bagi karyawan pada perusahaan agar masing-masing bertanggung jawab dengan pekerjaannya. Sebagai batas pembeda lingkungan bahwa perlunya membedakan antara organisasi yang memiliki budaya dengan yang tidak.

Sebagai kontrol dalam membentuk perilaku karyawan pada budaya yang kuat dalam mengarahkan setiap karyawan pada tujuan yang sama. Dijadikan integrator yang diaplikasi pada perusahaan besar dimana setiap unit memiliki latar belakang budaya berbeda.

Mampu membentuk perilaku karyawan untuk mencapai tujuan dalam mensukseskan perusahaan. Dijadikan sarana untuk memberikan solusi pada permasalahan yang dialami perusahaan seperti masalah menghadapi lingkungan eksternal dan integritas internal.

Sebagai petunjuk dalam melakukan perencanaan perusahaan contohnya dalam bidang pemasaran berkaitan dengan segmentasi pasar serta menentukan positioning yang akan diambil oleh perusahaan. Dijadikan sebagai alat komunikasi antara atasan dengan bawahan dengan kata-kata berupa saran, kritikan maupun diskusi.

Baca Juga: Budaya Jawa


Jenis-jenis Budaya Pada Pekerjaan

Budaya Kerja

Setiap pekerjaan pasti memiliki budaya yang berbeda. Ada beberapa jenis budaya pada pekerjaan yang perlu diketahui agar dalam bekerja bisa lebih nyaman dan menyesuaikan lingkungan selain itu juga lebih melancarkan perusahaan :

  • Budaya rasional merupakan proses informasi yang diberikan pada masing-masing individu dianggap sarana untuk mencapai tujuan kinerja berkaitan dengan produktivitas, efisiensi maupun dampak.
  • Consensus culture berkaitan pemrosesan menginformasikan dari diskusi maupun konsensus yang dianggap mencapai tujuan moral maupun kerja sama kelompok.
  • Budaya hierarki bahwa proses informasi didapat pada dokumenatasi, evaluasi maupun komputasi yang dianggap sarana yang sesuai.
  • Ideological culture dalam budaya ini pemrosesan informasi didapat berdasarkan pendapat dianggap sebagai sarana tujuan dari pertumbuhan dan perolehan sumber daya alam.

Budaya Kerja Yang Harus Dimiliki Perusahaan

Perusahaan yang berkualitas harus memiliki budaya kerja yang sesuai. Bagi yang sudah pernah kerja dan pindah di beberapa perusahaan pasti merasakan berbagai gambaran berbeda masing-masing perusahaan. Pekerja akan bekerja lebih produktif jika memiliki budaya kerja bagus. Berikut akan diulas beberapa budaya kerja yang harus dimiliki agar perusahaan bisa lebih sukses

1. Lingkungan Kerja Tanpa Dinding Pembatas

Lingkungan kerja tanpa pembatas akan menciptakan budaya kerja tim. Perusahaan menyediakan tempat tanpa bilik agar sesama pekerja bisa saling berkomunikasi antar satu dengan lainnya. Selain itu diharuskan pekerja untuk bersikap saling menghargai agar selalu tercipta lingkungan kondusif. Pada budaya kerja ini, biasanya lingkungan kerja memiliki tempat istirahat bersama dan team building.

2. Lingkungan Kerja Yang berfokus Pada Satu Individu

Budaya kerja dengan menciptakan lingkungan fokus pada satu individu. Dalam hal ini, pekerja diberi kebebasan dan lebih fleksibel. Pihak manajemen kantor memberikan fleksibilitas oleh masing-masing pekerja sesuai dengan gaya kerja masing-masing.

Jika ada pekerja yang ingin menyelesaikan kerjaan di rumah diperbolehkan asal tetap memperhatikan produktivitas. Selain itu, pekerja juga diberi kebebasan untuk memilih meja kerja sendiri hal ini tentu lebih menyenangkan.

3. Lingkungan Kerja Dengan Dukungan Persatuan

Budaya kerja ketiga terkait lingkungan kerja penuh persatuan. Dalam hal ini memungkinkan bekerja secara individu namun mampu dalam tim. Pekerja lebih fokus untuk menyelesaikan pekerjaan individu demi mencapai keberhasilan dan tujuan bersama.

Budaya ini memungkinkan bekerja secara kelompoknya hanya sedikit. Lingkungan kerja jenis ini dapat lebih memajukan perusahaan. Namun, tidak semua individu bisa menerima karena setiap orang memiliki keinginan masing-masing untuk bekerja lebih kreatif dan produktif.

4. Lingkungan Kerja Timbal Balik

Dalam hal ini perusahaan memberikan umpan baik dalam komunikasi. Setiap pekerja memiliki tujuan sama pada perusahaan. Misalnya saja ketika karyawan harus meningkatkan performanya maka atasan akan langsung mengingatkan. Budaya seperti ini antar karyawan akan saling percaya sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan nilai perusahaan. Antar pekerja akan merasa bebas untuk mengeluarkan ide maupun masukan.

5. Budaya Kerja Yang Transparan

Kunci hubungan baik dalam perusahaan yaitu menciptakan komunikasi dalam perusahaan secara transparan. Maksud dari transparansi di sini bahwa setiap orang memiliki kepercayaan serta keyakinan apapun yang dikerjakan dalam organisasi dengan tujuan bersama.

Contohnya saja pada salah satu perusahaan yaitu Highfive yang menerapkan budaya transaparan ini. Caranya CEO perusahaan akan melakukan Q&A seputar tanya jawab pertanyaan yang telah dimasukkan dalam kotak saran perusahaan.

6. Lingkungan Kerja Menyenangkan Dengan Unsur Lelucon

Dalam bekerja tidak harus serius terus menerus ternyata melakukan lelucon bisa mengembangkan ide meningkatkan kreativitas. Perusahaan bersikap merangkul antar karyawan. Contohnya pada perusahaan di Silicon Valley memasukkan sistem ini dalam budaya pekerjaannya. Kegiatan yang dilakukan yaitu meminta karyawannya melakukan parade di pusat kota tentu bisa menghibur para pekerja dan menciptakan kesenangan.

7. Budaya Kerja Skeptis Terbuka

Dalam budaya ini semua orang didorong untuk bertanya tentang semua hal yang dialami saat bekerja dan selalu skeptis. Semua karyawan tidak ada yang takut untuk ditegur ketika menyampaikan ide serta permasalahan yang dialami saat bekerja. Jika menerapkan budaya ini karyawan akan merasa bebas serta semangat dalam menjalani pekerjaan.

Ulasan di atas tentang budaya kerja perlu diterapkan dalam suatu perusahaan agar tercipta lingkungan kerja yang kondusif serta kreatif. Bertujuan agar perusahaan lebih sukses dalam menjalani setiap prosesnya. Perlunya memberikan kesejahteraan karena karyawan merupakan sumber daya manusia untuk mewujudkam tujuan perusahaan.

Budaya Kerja

Leave a Reply

Your email address will not be published.